Ciptakan Keterbukaan Informasi Publik, Keuchik di Aceh Timur Gandeng Ratusan Insan Pers

- Editor

Jumat, 4 April 2025 - 17:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur –Tribuneindonesia.com. Jumat, 4 April 2025. Dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan gampong yang transparan dan akuntabel, para Keuchik se-Kabupaten Aceh Timur berkomitmen menjalin kemitraan strategis dengan insan pers. Program ini akan dilaksanakan mulai tahun 2025 dengan menggandeng ratusan wartawan untuk mendukung publikasi berbagai kegiatan di tingkat gampong.

Koordinator Program Publikasi Gampong Kabupaten Aceh Timur, Masri, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa kerja sama antara keuchik dan insan pers merupakan langkah konkret dalam mewujudkan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Ini adalah salah satu program inovatif yang melibatkan 513 desa dan 120 wartawan, dengan dukungan penuh dari Pemkab dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses informasi publik, memperkuat kontrol sosial, serta menciptakan pemberitaan yang berimbang terkait pembangunan di desa,” ujar Masri.

Ia menjelaskan, selama ini banyak potensi dan kegiatan positif yang telah dilaksanakan di gampong melalui Dana Desa, namun belum semuanya terekspose secara luas kepada masyarakat. Padahal, keterbukaan informasi kini juga diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

“Program ini merupakan sebuah terobosan yang layak didukung. Yang penting semua pihak tetap mematuhi aturan yang berlaku,” tambahnya.

Masri menegaskan bahwa kemitraan ini tidak akan mengurangi independensi dan sikap kritis wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia memastikan bahwa kerja sama ini bukan bentuk pembungkaman atau intervensi terhadap kebebasan pers.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

“Meski ada kerja sama, wartawan tetap memegang prinsip profesionalisme. Tidak ada yang bisa menghalangi tugas jurnalistik mereka. Begitu juga dengan keuchik, tidak serta merta kebal dari pengawasan atau kritik publik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa wartawan yang terlibat dalam program ini merupakan jurnalis yang berdomisili di Kabupaten Aceh Timur dan direkomendasikan oleh koordinator wartawan kecamatan (Korcam) masing-masing.

“Satu wartawan akan bertugas untuk empat gampong di kecamatannya. Jika di suatu kecamatan jumlah wartawan kurang, maka akan diisi oleh wartawan dari kecamatan lain yang memiliki kelebihan kuota,” kata Masri.

Sebelum program ini diterapkan, pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) di 13 kecamatan selama bulan Ramadan. FGD ini dihadiri oleh keuchik, muspika, dan insan pers untuk menyamakan pemahaman terkait mekanisme program publikasi gampong. Sisanya, 11 kecamatan akan melaksanakan FGD setelah Idulfitri.

“Melalui FGD, kita sampaikan latar belakang, tujuan, dan teknis pelaksanaan agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Masri menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini.

“Terima kasih kepada Keuchik, TPG, pendamping desa, Forkopimda, Muspika, dan APDESI. Semoga sinergi dan kolaborasi ini bisa berkontribusi nyata bagi pembangunan di tingkat desa dan kabupaten,” harap Masri.

Reporter: ZAS

Berita Terkait

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar
Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Selasa, 3 November 2026 - 14:15

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Selasa, 3 November 2026 - 13:30

Jelang Milad ke-79, Ahmad Syarifudin Ila Boyong Panitia Alkhairat Kunjungi Wali Kota Bitung

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 09:59

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10

Agama

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:03

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x