Kutacane~Tribuneindonesia.com Program Revitalisasi Bencana Satuan Pendidikan di SDN Jambur Lak Lak Kecamatan Ketambe Aceh tenggara,mulai menuai masalah.
Masalah tersebut dipicu karena sikap tak transparan , (RP) oknum Kepala Sekolah SDN, terkait keterlibatan berbagai unsur masyarakat sesuai amanat Inpres nomor 7 tahun 2025.
Berdasarkan usulkan pihak Pemkab melalui dinas Dikbud Agara, SDN Jambur Lak lak mendapat alokasi dana Revitalisasi tahun 2026 sebesar Rp490. juta.
Namun anehnya, dalam menentukan panitia revitalisasi sekolah tersebut, (RP) oknum Kasek SDN ini tidak bersedia memberikan klarifikasi setelah kepada media setelah di komfirmasi.
Kondisi Terlihat kumuh” sampah menumpuk di sekitar WC terkesan menjadi tempat pembuangan sampah sehingga menyulitkan bagi anak didik mana kala membuang hajat. kaca Jendela ada juga yang sudah bolong. kondisi meja dan kursi di dalam beberapa ruangan kelas tidak menentu dan jauh dari kesan rapai dan tertata.
sementara pemerintah melalui dana Pendidikan setiap tahun menggulerkan dana BOS kepada seluruh sekolah baik negeri maupun swasta.
Dari sejumlah imformasi yang di peroleh terkait Dana Revitalisasi yang di terima SDN ini, pekerjaan yang di kerjakan baru sebatas pergantian atap dan plapon di beberapa ruangan kelas dan pembongkaran Perpustakaan serta Kamar mandi. di duga masih ada sejumlah item pekerjaan lain yang belum di kerjakan.
Raminah Pelis S Pd Kepala SDN Jambur Lak lak Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara setelah beberapa kali di hubungi dan di komfirmasi tribuneindonesia.com group namun tetap memilih bungkam tidak bersedia memberi komfirmasi. (Abdgn).
Keterangan Poto. Gedung SD Negeri Jambur Lak lak yg sudah siap dan sedang di Bongkar. poto di rekam kamis 28 Mei 2026.
Poto Raminah Pelis S.Pd yang ada di Spanduk Sekolah tuturnya.
Prees~abdgani (gasekk)

















