Cemburu Buta, Suami Tikam Istri 24 Kali hingga Tewas di Medan Area: Dendam Memuncak di Tengah Bansos

- Editor

Minggu, 15 Juni 2025 - 04:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | TribuneIndonesia.com 

Warga Gang Lurah, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, digemparkan dengan peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu, 11 Juni 2025. Seorang suami bernama Alang (58) nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri, Yap Siu Lian (55), dengan 24 tusukan karena dilanda cemburu buta.

Kapolsek Medan Area, AKP Himawan, menjelaskan bahwa motif sementara dari kasus ini adalah rasa cemburu mendalam yang dirasakan pelaku terhadap sang istri. Korban diketahui bekerja di sebuah yayasan sosial keagamaan Buddha tak jauh dari rumah mereka. Dalam kesehariannya, Yap Siu Lian aktif membagikan paket bantuan sosial (bansos) dari para donatur kepada masyarakat.

“Istri bekerja di yayasan lembaga sosial, dan suaminya merasa curiga ada pria lain dalam kehidupan istrinya. Rasa cemburu ini yang menjadi pemicu,” ujar AKP Himawan, Sabtu (14/6/2025).

Sementara itu, Alang diketahui sebagai pengangguran yang selama ini bergantung hidup dari penghasilan sang istri. Karena kecurigaan yang terus membayangi pikirannya, Alang kerap mengikuti sang istri ke tempat kerja, memantau setiap aktivitasnya.

Baca Juga:  Dari Kebun ke Penjara: Petani Bukit Tusam Di Ringkus Sat Intelkam Polres Agara Memiliki Sabu Seberat 92,65 Gram

Cekcok hebat antara keduanya pecah pada hari naas itu. Emosi memuncak, hingga Alang secara brutal menikam istrinya dengan dua bilah pisau dan satu gunting stainless, yang kini menjadi barang bukti dengan bercak darah yang masih melekat.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian P. Simangunsong, SH, MH, mengungkapkan bahwa tubuh korban mengalami luka tusuk sebanyak kurang lebih 24 kali, yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

“Pelaku saat ini masih dalam kondisi kritis dan dalam perawatan medis, namun kami sudah mengamankan tiga alat bukti utama,” jelas Iptu Dian.

Jenazah Yap Siu Lian kini disemayamkan di rumah duka. Warga sekitar masih shock dan berduka atas peristiwa mengenaskan yang terjadi di lingkungan mereka.

Polisi terus mendalami kasus ini untuk memastikan apakah benar ada perselingkuhan seperti yang dituduhkan pelaku, atau semata akibat delusi dan kecemburuan tak berdasar.

Ilham Tribuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 04:31

Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Banyak Warga Kesulitan Hidup, Harus Berjuang Hilangkan Kemiskinan

Senin, 2 Februari 2026 - 07:55

Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Jumat, 30 Januari 2026 - 04:49

Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:45

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:28

AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:03

Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Data Anggaran Kesehatan Ditutup, Publik dan APH Didorong Awasi Kadiskes Aceh Tenggara

Selasa, 3 Feb 2026 - 11:12

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x