BPI KPNPA RI-Aceh Kecam Insiden Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com

DPW BPI KPNPA RI-Aceh mengecam keras insiden pengeroyokan brutal yang terjadi di dalam kantor Polda Metro Jaya pada Rabu, 25 Maret 2026. Insiden ini melibatkan warga Aceh, Faisal Amsco (50), yang dikeroyok oleh sekitar 20 orang preman suruhan di markas Polda Metro Jaya.

Ketua DPW BPI KPNPA RI-Aceh, Chaidir Hasballah, SE, MH, CPM, CPArb, CPCLE, menyatakan bahwa pihaknya mendesak agar kasus ini dibongkar secara terang-benderang tanpa ada yang ditutup-tutupi. “Apalagi kasus ini melibatkan seorang anggota DPR RI aktif yang berinisial FEA diduga sebagai aktor penting dalam insiden ini,” tegas Chaidir.

Chaidir menegaskan bahwa jika terdapat dugaan keterlibatan oknum aparat, maka harus diproses hukum tanpa kompromi. “Kasus pengeroyokan ini harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya, dari orang-orang suruhan atau preman-preman bayaran sampai kepada aktornya,” tambahnya.

DPW BPI KPNPA RI-Aceh meminta agar pihak kepolisian Polda Metro Jaya dan Mabes Polri segera memproses dan mengusut hukum secara tuntas tanpa pandang bulu dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. “Hukum harus benar-benar ditegakan. Ini kasus sangat memalukan karena para preman suruhan oleh FEA datang ke Mabes Polda Metro Jaya, di kantor RKPA PPA Lantai 2 Polda Metro Jaya Jaksel, sengaja datang kesana untuk mengeroyok Faisal Amsco warga Kota Langsa-Aceh yang sekarang menetap di Kabayoran Jakarta Selatan,” tegas Chaidir.

Baca Juga:  Forum Reje Kabupaten Aceh Tengah Gelar Konferensi Pers Terkait Pelaksanaan Pelatihan Linmas

Dalam laporan yang diterima, insiden pengeroyokan terjadi saat Faisal Amsco bersama pengacaranya, R.I. Marpaung, SH, MH, sedang mengikuti konfrontir penyidik Polda Metro Jaya. Tiba-tiba, sekelompok preman yang diduga suruhan FEA menyerang membabi buta korban di lokasi tersebut, yang seharusnya menjadi tempat paling aman.

“Pada saat kejadian di lokasi penyerangan tersebut juga ada FEA bersama para pelaku pengeroyokan. Oleh karena itu, kami sebagai warga Aceh meminta untuk segera mengusut dan memproses hukum secara tuntas sesuai dengan undang-undang hukum yang berlaku karena ini bukanlah sekedar kasus kekerasan biasa. Ini terjadi di rumah penegak hukum. Bila ini benar terjadi ada pembiaran, maka ini adalah kegagalan serius aparat dalam menjaga wibawa hukum yang terus menjadi sorotan masyarakat Indonesia,” tegas Chaidir.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Saparuda Kecam Dugaan Pengeroyokan Nasabah oleh Debt Collector FIF Group
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 03:51

LEWAT NGOPI KAMTIBMAS, POLSEK GANDAPURA SEBAR PESAN-PESAN KEPOLISIAN DAN TAMPUNG ASPIRASI

Senin, 7 September 2026 - 03:01

Kapolres Bireuen Tegaskan, Personel Jangan Terlibat Narkoba, Judol, Pinjol hingga Pelanggaran Kode Etik

Minggu, 6 September 2026 - 18:53

Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir

Minggu, 6 September 2026 - 11:41

Aqila Mirzani Amir,usia 12 Tahun ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi

Minggu, 6 September 2026 - 06:17

GBI BUDI MURNI RAYAKAN HUT KE-9 DENGAN SUKACITA

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:16