Belawan Membara Tawuran Brutal, Motor dan Rumah Terbakar, Tiga Pemuda Tertancap Panah

- Editor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Belawan | TribuneIndonesia.com
Ketenangan Belawan hanya bertahan beberapa hari. Jumat malam (08/08/2025) hingga Sabtu dini hari (09/08/2025), kawasan Jalan Selebes, Kelurahan Belawan, Kecamatan Medan Belawan, kembali berubah menjadi medan perang. Bentrokan antar kelompok pemuda pecah dengan skala kekerasan yang membuat warga ketakutan dan kota mencekam.

Pertikaian dimulai sejak Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, merambat dari Gang 11 hingga Gang 8. Dua kelompok pemuda saling serang menggunakan senjata tajam, batu, senapan angin, hingga panah. Ledakan petasan memecah malam, membakar rumah warga, dan melumat habis satu unit sepeda motor.

Tidak hanya kerugian materi, tiga orang mengalami luka berat akibat tertancap anak panah. Beberapa warga nyaris terbakar karena hantaman petasan rakitan. Suasana mencekam membuat warga berdiam di rumah, takut keluar meski hanya sekadar menutup pintu pagar.

“Persaingan antar kelompok ini sudah sangat mengganas. Sepertinya ada yang sengaja membuat Belawan tidak kondusif,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu malam (09/08/2025).

Pantauan wartawan di lokasi memperlihatkan kekacauan yang nyaris tak terkendali. Jeritan, dentuman, dan suara benda tajam beradu terdengar bertubi-tubi. Tak lama berselang, aparat dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan turun tangan untuk memutus bentrokan. Namun, warga mengaku kecewa karena kejadian seperti ini terus berulang.

Banyak yang menyayangkan tidak adanya sosok tegas seperti AKBP Oloan Siahaan yang dulu dikenal berani menindak pelaku tawuran sebelum dinonaktifkan. Padahal, pada 28 Juli 2025 lalu, Ormas Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Medan Belawan sempat menggelar pertemuan damai bertema “Bersatu Lebih Kuat, Damai Lebih Hebat, Saatnya Bersaudara, Bukan Bermusuhan” yang dihadiri Wali Kota Medan. Namun, kesepakatan itu kini hanya tinggal kenangan.

Baca Juga:  Forum Aktifis Belitung Timur Apresiasi Ditreskrimsus Polda Babel Dan Polres Belitung Timur Gagalkan 8 truck Timah di Duga Ilegal

Warga mendesak aparat bertindak lebih dari sekadar membubarkan tawuran. Mereka meminta penangkapan dan pembersihan total kampung dari pelaku kekerasan, bandar, dan pengedar narkoba.

“Kalau bisa bongkar sampai ke akarnya agar Belawan ini aman lagi,” tegas seorang warga lainnya dengan nada geram.

Selain tawuran, warga juga khawatir dengan maraknya aksi pembegalan yang baru-baru ini viral di media sosial. Mereka berharap patroli malam rutin ditingkatkan di lokasi-lokasi rawan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan komitmennya memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Dalam Sidang Paripurna DPRD Sumut pada Kamis (07/08/2025), ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum revolusi moral.

“Para pelaku yang terbukti terlibat narkoba akan kami eksekusi secara hukum. Tidak ada toleransi. Ini penyakit kronis yang menggerogoti Sumatera Utara bertahun-tahun,” tegas Bobby.

Ia juga menyoroti jalur masuk narkoba lewat pelabuhan kecil, lintasan ilegal, hingga jalur laut menuju negara tetangga seperti Thailand. Semua pintu masuk, kata Bobby, akan ditutup rapat demi memutus rantai peredaran.

“Kita tidak bisa terus-menerus jadi juara bertahan dalam kasus narkoba. Saatnya Sumut keluar dari stigma itu,” pungkasnya.

Kini, Belawan berada di persimpangan. Apakah akan kembali damai atau terus terjebak dalam lingkaran kekerasan dan narkoba, semua bergantung pada ketegasan aparat dan keberanian pemerintah membersihkan sarang kejahatan dari akar hingga pucuknya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:52

Meriahkan HUT RI ke-81, SMP Negeri 1 Manyak Payed Gelar Berbagai Perlombaan Penuh Semangat Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:16

Anggaran Dana BOS SMAN 1 Lubuk Pakam Tahap I 2024 Dipertanyakan, Selisih Penggunaan Capai Rp10,82 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:04

Kembali ke Almamater, Kadis Kominfo Bitung Altin Tumengkol Bakar Semangat Mahasiswa Baru FISIP UNSRAT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:58

PIB College Tegaskan Komitmen Go Global Lewat Short Course 

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38

Sambut HUT RI ke-81, SMPN 1 Manyak Payed Gelar Kerja Bakti Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Cinta Tanah Air

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:54

Mahasiswa Doktoral UPI Y.A.I Perkuat Mental Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus melalui Program The Power of Mind

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:07

​Sudarto Katijo Dampingi Kakan Kemenag Bitung Pantau Kreativitas Siswa di Area Perkemahan MTsN 1

Berita Terbaru

Organisasi

Lembaran baru Tabur Bunga, PAN Medan Menata Barisan

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:51

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x