Aliansi PPPK Paruh Waktu Audiensi ke DPRK Bireuen, Sekwan Janjikan Pembahasan Bersama Komisi dan Banggar

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | TribuneIndonesia.com

Perjuangan tenaga PPPK paruh waktu untuk memperoleh gaji yang layak memasuki babak baru. Pada pukul 11.30 WIB, perwakilan Aliansi PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bireuen mendatangi Kantor DPRK Bireuen untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan lembaga legislatif daerah.

Rombongan aliansi diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRK Bireuen, Saed, yang mewakili lembaga dalam menerima audiensi tersebut.Dalam pertemuan itu, perwakilan aliansi menyampaikan tuntutan utama, yakni permintaan dukungan DPRK agar pemerintah daerah memberikan gaji yang layak dan manusiawi bagi tenaga PPPK paruh waktu. Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bentuk kegelisahan atas kondisi kesejahteraan yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab yang mereka emban.

“PPPK paruh waktu bukan hanya pelengkap birokrasi, tetapi bagian penting dari pelayanan publik. Sudah sewajarnya mereka mendapatkan penghasilan yang adil dan bermartabat,” ujar salah satu perwakilan aliansi dalam audiensi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sekwan DPRK Bireuen secara resmi menerima surat permohonan yang disampaikan oleh Aliansi PPPK Paruh Waktu. Surat tersebut berisi tuntutan, argumentasi, serta harapan agar DPRK dapat mengambil peran strategis dalam mendorong kebijakan penganggaran yang berpihak pada kesejahteraan PPPK paruh waktu.

Sekwan DPRK Bireuen memastikan bahwa surat tersebut tidak berhenti di meja administrasi. Ia menegaskan bahwa dokumen aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan DPRK untuk dibahas lebih lanjut.
“Surat permohonan akan kami sampaikan kepada Ketua DPRK. Selanjutnya akan dibahas bersama komisi terkait dan Badan Anggaran,” kata Saed di hadapan perwakilan aliansi.

Lebih lanjut, Sekwan DPRK menjelaskan bahwa DPRK Bireuen berencana menjadwalkan pertemuan lanjutan yang melibatkan Komisi I (bidang pemerintahan), Badan Anggaran (Banggar), serta Komisi III yang membidangi keuangan dan kesehatan.

Baca Juga:  Jasa Raharja DKI Jakarta Gelar FKLL Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Instansi Tekan Angka Kecelakaan

Pertemuan tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Bireuen, guna membahas secara komprehensif tuntutan PPPK paruh waktu, termasuk kemungkinan penyesuaian kebijakan anggaran daerah.
Menurut informasi awal, jadwal pertemuan diperkirakan berlangsung pada awal pekan depan, dengan estimasi hari Senin atau Selasa. Kepastian tanggal dan waktu akan diumumkan kemudian oleh pihak DPRK.

Harapan dan Tekanan Moral
Audiensi ini menjadi sinyal bahwa persoalan kesejahteraan PPPK paruh waktu tidak lagi bisa dipandang sebagai isu pinggiran. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan aparatur justru menjadi faktor kunci yang menentukan efektivitas birokrasi.

Bagi Aliansi PPPK Paruh Waktu, langkah DPRK menerima aspirasi dan menjanjikan pembahasan bersama komisi serta Banggar merupakan awal yang positif. Namun mereka menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.
“Kami berharap DPRK tidak hanya mendengar, tetapi benar-benar memperjuangkan aspirasi ini dalam kebijakan anggaran. PPPK paruh waktu juga manusia yang memiliki kebutuhan hidup,” tegas perwakilan aliansi.

Menanti Keberpihakan Kebijakan
Isu gaji PPPK paruh waktu kini menjadi ujian bagi komitmen pemerintah daerah dan DPRK Bireuen dalam mewujudkan keadilan sosial di sektor birokrasi. Jika aspirasi ini benar-benar ditindaklanjuti dalam kebijakan konkret, maka DPRK tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga memperlihatkan keberpihakan pada keadilan dan kemanusiaan.
Aliansi PPPK Paruh Waktu pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moral dan doa, agar perjuangan mereka memperoleh hasil yang nyata.

“Terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan semua pihak. Semoga ikhtiar ini membuahkan keadilan bagi PPPK paruh waktu,” tutup pernyataan aliansi.

Berita Terkait

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung
HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.
​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat
Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif
​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung
Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07

PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI

Berita Terbaru

Sosial

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04