BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Adnen Nurdin membantu memperbaiki jalan longsor di Desa Juli Paya Cut tembus ke Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Bireuen, Kamis (14/5/2026).
Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi menyebutkan, ruas jalan yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut – Simpang Mulia tersebut, telah longsor akibat diterjang banjir akhir November 2025 lalu.
Saat itu jalan di desa pedalaman Kecamatan Juli tersebut masih bisa dilintasi mobil dan sepeda motor. Namun sejak beberapa bulan terakhir ini, kondisinya bertambah parah dan sangat rawan kecelakaan.
Sebelah selatan ruas jalan tersebut sudah ambruk ke sungai akibat abrasi tebing sungai yang makin mengganas. Sehingga jalan semakin sempit dan sulit dilintasi mobil. Apabila terus dibiarkan, jalan terancam putus serta rawan bagi pelintas dan juga terancam jatuh ke sungai.
“Jalan desa kami longsor akibat banjir, warga kami yang mayoritas sebagai petani kebun sangat sulit mengangkut hasil panen, alhamdulillah untuk sementara sudah diperbaiki berkat bantuan ibu Adnen, anggota dewan dari PKB,” ujar M Syukur, warga Paya Cut.
Namun mereka masih sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk memperbaiki secara permanen dan mengaspal ruas jalan yang menghubungkan Desa Paya Cut-Simpang Mulia.
Menanggapi keluhan masyarakat pedalaman itu, Adnen Nurdin langsung mengerahkan alat berat berupa beco untuk segera memperbaiki jalan yang longsor tersebut.
Politisi perempuan asal Kecamatan Jeumpa Bireuen ini, ikut mengerahkan satu unit escavator (beco) untuk menimbun ruas jalan yang longsor itu. Sehingga kini jalan tersebut sudah bisa dilintasi mobil dan sepeda motor.
“Alhamdulillah untuk sementara warga Juli Paya Cut dan Simpang Mulia sudah bisa melintas untuk mengangkut hasil kebun ke kota,” kata Adnen Nurdin. (*)















