Bitung | Tribuneindonesia.com – Gedung Olahraga (GOR) Dua Sudara Bitung menjadi saksi bisu kemeriahan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81 yang berlangsung penuh khidmat dan semarak, Jumat (25/09/26).
Pemerintah Kota Bitung memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta komitmen pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh jajaran PMI dalam mengawal misi kemanusiaan di garis terdepan.
Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Bitung, Drs. K.W. Benny Lontoh, M.A., hadir langsung memimpin apel peringatan tersebut sekaligus membacakan sambutan tertulis dari Wali Kota Bitung. Hengky Honandar, S.E,
Momen bersejarah tersebut diawali dengan ungkapan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya, sehingga keluarga besar PMI beserta elemen masyarakat dapat berpadu dalam satu agenda besar.
Melalui naskah sambutannya, Wali Kota Bitung menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-81 secara khusus kepada seluruh pengurus, pembina, hingga jajaran anggota PMR yang tersebar di wilayah Kota Bitung.
Pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh untuk terus menyokong dan memfasilitasi setiap derap langkah program kemanusiaan yang digerakkan oleh jajaran PMI.
Di sisi lain, jajaran pengurus dan pembina PMI melayangkan apresiasi mendalam atas dukungan penuh Pemkot Bitung yang telah memfasilitasi seluruh rangkaian agenda hingga berjalan sukses.
Sinergi kuat ini juga melibatkan pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Forkopimda yang dihadiri unsur Kapolres dan Dandim, serta pimpinan instansi terkait yang konsisten saling menopang.
Sektor pendidikan turut memegang peranan krusial melalui kolaborasi erat dengan Dinas Pendidikan Kota Bitung dalam menggembleng dan membina mentalitas generasi muda.
Kehadiran ratusan pelajar dari tingkatan PMR Mula (SD), PMR Madya (SMP), hingga PMR Wira (SMA/SMK) membuktikan keberhasilan proses regenerasi relawan kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Pemkot Bitung menyapa hangat para guru dan pembina sekolah sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang tak kenal lelah menanamkan jiwa kepedulian sosial sejak dini sebagai fondasi karakter relawan yang tangguh.
Kiprah vital Unit Donor Darah (UDD) serta tim medis PMI Kota Bitung juga terbukti memberikan dampak nyata hingga melintasi batas wilayah, menjangkau Kabupaten Minahasa Utara hingga Kota Manado.
Peringatan HUT PMI ini makin istimewa karena Kota Bitung dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan HUT PMI tingkat nasional yang dirangkaikan dengan agenda tingkat Provinsi Sulawesi Utara serta aksi sosial pembagian kotak P3K.
Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara, Kolonel CPM (Purn) dr. Fredrik P. Demmasabu turut menghadiri langsung momen krusial yang diwarnai dengan pelantikan pengurus Forum Remaja Red Cross (Fortis) dan pelantikan pengurus PMR lintas jenjang se-Kota Bitung.
Sebagai bentuk penghargaan atas aksi kemanusiaan, PMI Kota Bitung menyerahkan piala dan penghargaan khusus kepada para pendonor darah sukarela rutin serta para pembina PMR di sekolah-sekolah.
Wali Kota Bitung dalam sambutan tertulisnya menegaskan pentingnya aksi nyata kemanusiaan bagi sesama yang membutuhkan, serta mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang telah terjalin.

”Setetes darah yang disumbangkan serta setiap aksi kemanusiaan yang kita lakukan akan sangat membantu jiwa sesama yang membutuhkan. Pemerintah Kota Bitung menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pahlawan kemanusiaan, guru pembina, dan adik-adik PMR yang senantiasa menjaga nyala semangat kepedulian ini. Keberhasilan PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan tidak lepas dari sinergi bersama Pemkot Bitung, TNI-Polri, dinas pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat. Pelayanan kita bukan hanya untuk Kota Bitung, tetapi juga siap mengulurkan tangan membantu daerah sekitar seperti Minahasa Utara hingga Manado demi misi kemanusiaan,”
ujar Wali Kota Bitung melalui Asisten III.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kota Bitung/Kadis Kesehatan, dr. Pitter H. Lumingkewas, M.Kes menekankan vitalnya ketersediaan stok darah di UDD yang dipantau secara ketat tiap hari, serta peran strategis pengurus Fortis yang baru dilantik.
“Setetes darah yang disumbangkan oleh para pendonor sangat berharga bagi kelangsungan hidup sesama. Kita ketahui bersama bahwa kebutuhan transfusi darah di rumah sakit selalu ada dan sering kali mendesak. Karena rumah sakit tidak memiliki fasilitas penampungan darah sendiri, mereka bergantung sepenuhnya pada UDD PMI. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan peran aktif para pendonor rutin agar UDD PMI Kota Bitung selalu siap merespons setiap permintaan darah dari masyarakat maupun rumah sakit, bahkan hingga ke luar wilayah Kota Bitung. Pengurus Fortis yang baru dilantik merupakan kepanjangan tangan PMI dalam merangkul dan membimbing adik-adik PMR. Kehadiran Fortis menjadi wadah pembinaan yang sangat penting untuk menjembatani apa yang menjadi kebutuhan para anggota PMR di sekolah-sekolah dengan program kerja Pengurus PMI Kota Bitung. Kami berharap pembinaan karakter kemanusiaan bagi generasi muda ini dapat berjalan semakin solid, terstruktur, dan berkesinambungan,”
tegas Ketua PMI Kota Bitung. melalui pernyataan resmi disela-sela kegiatan. (kiti)
















