SINABANG Tribune Indonesia.com Menanggapi isu kelangkaan BBM jenis Solar yang ramai diberitakan beberapa media online, pihak pengelola SPBU Kota memberikan klarifikasi terkait kondisi distribusi di wilayah Sinabang, Kabupaten Simeulue.
Pengusaha SPBU Kota, Samsul, menjelaskan bahwa kelangkaan yang dirasakan masyarakat belakangan ini bukan disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari Pertamina, melainkan akibat tidak beroperasinya SPBU Simpang Abail selama kurun waktu satu bulan terakhir.
Kondisi tersebut memicu penumpukan antrean kendaraan di SPBU Kota, termasuk kendaraan dari wilayah luar wilayah (Kampung Aia) yang turut mengisi BBM di Sinabang, yang yokyanya di layani oleh SPBU Kampung Air ” imbuhnya.
Poin-Poin Utama Klarifikasi:
Penyaluran Sesuai Kuota Pertamina tetap menyalurkan BBM Solar ke SPBU Kota sesuai dengan kuota dan regulasi penetapan yang berlaku.
Penyebab Antrean: Penutupan sementara SPBU Simpang Abail membuat beban pelayanan terpusat di SPBU Kota, ditambah peningkatan kebutuhan operasional seperti alat/mesin pembuatan petak sawah warga.
Usulan Pengalihan Kuota: Pihak SPBU Kota telah berkoordinasi dengan Depo Pertamina Simeulue Dedi Susanto agar alokasi atau kuota Solar milik SPBU Simpang Abail yang sedang tidak beroperasi dapat dialihkan sementara ke SPBU lainnya .
Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga kestabilan pasokan dan mencegah terjadinya antrean panjang.
Rencana Beroperasi Kembali Berdasarkan koordinasi dengan Kepala Depo Pertamina Simeulue, perizinan operasional SPBU Simpang Abail diperkirakan selesai dan siap kembali melayani masyarakat dalam waktu dekat (diperkirakan Sabtu ini).
Pihak pengelola berharap ke depan mekanisme penyesuaian/pengalihan kuota dapat diterapkan secara fleksibel saat terjadi gangguan operasional di salah satu penyalur, sehingga ketersediaan BBM solar di wilayah Simeulue tetap terjaga stabil dan merata ” fungkas Samsul.


























