Paskibraka Bireuen 2026 menggelar gladi bersih,Jelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

- Editor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Bireuen 2026 menggelar gladi bersih pengibaran dan penurunan bendera menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI.

Gladi bersih berlangsung di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Kesbangpol Bireuen, Dr. Mukhtaruddin, SH., MH bertindak sebagai inspektur pada gladi upacara pengibaran bendera. Sementara Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT memimpin gladi upacara penurunan bendera.

Kegiatan melibatkan seluruh calon Paskibraka, unsur TNI/Polri, tim korsik, paduan suara serta petugas pendukung lainnya.

Ketua I HUT ke-81 RI Kabupaten Bireuen, Mayor ARH Ronald Samosir mengatakan, gladi bersih merupakan tahap akhir untuk memastikan kesiapan seluruh personel sekaligus mengevaluasi kemungkinan kesalahan sebelum pelaksanaan upacara pada Senin, 17 Agustus 2026.

Baca Juga:  Ratapan Gedung Tua: Hantuan Sunyi dari Batang Kuis"

“Seluruh rangkaian dilakukan seperti upacara resmi 17 Agustus. Hanya saja bendera yang digunakan merupakan bendera latihan,” kata Ronald.

Wakil Bupati Bireuen, Razuardi mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai sarana memperkuat rasa syukur, persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah serta meneruskan cita-cita para pahlawan.

Ia berharap, pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bireuen berlangsung khidmat, lancar dan sukses tanpa hambatan.

Berita Terkait

Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Paskibraka
Polisi Bersihkan Sampah Usai Zikir Peringatan HDA di Masjid Raya Baiturrahman
HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:32

Krisis Kepercayaan — Saatnya Kembali Membangun Kesejahteraan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:29

Kemerdekaan Sejati — Hak Setiap Daerah, Kewajiban Setiap Pemimpin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:25

Senjata Tidak Bisa Mengalahkan Cinta Rakyat pada Tanah Air

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:40

Maluku dan Indonesia Timur — Membangun Peradaban, Tapi Dianggap Anak Tiri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:59

Jangan Jadikan Guru Komoditas Politik — Buktikanlah dengan Kesejahteraan Yang Nyata

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:56

Vietnam Menuju 20 Besar Dunia — Sementara Kita Masih Bermimpi Tanpa Langkah Nyata

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:27

Maluku dan Indonesia Timur — Membangun Peradaban, Tapi Dianggap Anak Tiri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02

Ironi Negeri Ini — Guru Disuruh Sarjana, Tapi Dewan Bisa Cukup Lulus SMA

Berita Terbaru