Bitung | Tribuneindonesia.com – Kepolisian Resor (Polres) Bitung menggembleng sinergi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung demi mengawal seluruh tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) agar berlangsung aman, damai, dan demokratis, Kamis (06/08/26).
Langkah strategis tersebut mengemuka saat Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H. menerima kunjungan silaturahmi jajaran KPU Kota Bitung di Markas Polres Bitung, pada rabu (5/8).
Pertemuan lintas lembaga ini memfokuskan pembahasan pada penguatan komunikasi dan koordinasi lapangan.
Kedua pihak bersepakat menyatukan langkah untuk memastikan pesta demokrasi di Kota Bitung berjalan tertib, transparan, serta patuh terhadap regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam audiens tersebut, Ketua KPU Kota Bitung Deslie D. Sumampouw, S.E, hadir didampingi jajaran komisioner dan staf sekretariat KPU.

Sementara itu, Kapolres Bitung didampingi Wakapolres Bitung Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., M.H., Kasat Intelkam IPTU Christian Winter P. Pardede, S.H., Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., serta Kasi Humas AKP Abdul Natip Anggai.
Ketua KPU Kota Bitung, Deslie D. Sumampouw, memaparkan secara rinci peta kesiapan teknis penyelenggaraan pesta demokrasi di wilayahnya.
Pemaparan tersebut mencakup pemutakhiran data pemilih, verifikasi keabsahan partai politik peserta pemilu, hingga langkah antisipasi terhadap potensi sengketa administrasi kependudukan.
Deslie menggarisbawahi pentingnya akurasi data pemilih agar tidak ada warga negara yang kehilangan hak pilihnya secara tidak sah.
Pihaknya berkomitmen mempererat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga kualitas dan kredibilitas penyelenggaraan Pemilu di Kota Bitung.
Menanggapi pemaparan KPU, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal dan mengamankan seluruh alur proses Pemilu.
Ia menjamin jajaran Kepolisian akan bekerja secara profesional, proporsional, serta memegang teguh prinsip netralitas Polri.
Kapolres juga memberikan perhatian khusus pada validitas data kependudukan, terutama mengenai status warga negara asing (WNA) yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Untuk mengantisipasi kerawanan di sektor ini, jajaran Satuan Intelkam Polres Bitung akan meningkatkan koordinasi intensif bersama pihak Imigrasi dan dinas terkait.
Selain fokus pengamanan fisik, AKBP Arie Sulistyo Nugroho mendorong agar setiap dinamika dan permasalahan yang ditemukan di lapangan segera diserap sebagai bahan evaluasi bersama.
Hasil evaluasi tersebut nantinya akan diteruskan ke tingkat provinsi maupun pusat guna mendorong lahirnya regulasi yang lebih jelas, akuntabel, dan minim celah konflik.
AKBP Arie Sulistyo Nugroho mengingatkan bahwa kesuksesan agenda nasional ini bukan semata beban penyelenggara pemilu, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
Ia mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk turut serta menjaga kondusivitas daerah.
”Sinergi yang kuat antara Polri, KPU, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Melalui komunikasi yang intensif, kita dapat mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini sehingga warga Kota Bitung dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,”
tegas Kapolres menutup pertemuannya. (kiti)



















