​Insiden Berdarah di Kafe Bitung: Polisi Sita Senjata Tajam dan Amankan Dua Terduga Pelaku

- Editor

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Tim Gabungan Resmob Polsek Maesa, Resmob Polres Bitung dan Tim Patroli Timur mengamankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan. (Ft. Ist)

‎Tim Gabungan Resmob Polsek Maesa, Resmob Polres Bitung dan Tim Patroli Timur mengamankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan. (Ft. Ist)

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Aparat kepolisian di Kota Bitung bergerak cepat merespons laporan kasus kekerasan yang menimpa sejumlah warga.

Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Maesa, Resmob Polres Bitung, dan Tim Patroli Timur langsung melacak keberadaan para pelaku tindak pidana penganiayaan tersebut.

​Langkah cepat aparat membuahkan hasil pada Minggu, (26/07), sekitar pukul 14.20 WITA. Petugas berhasil menyergap dua orang pria yang mengarahkan pada dugaan keterlibatan dalam aksi kekerasan di wilayah hukum Polsek Maesa.

​Tiga perwira polisi memimpin langsung operasi penangkapan gabungan ini. Katim Resmob Polsek Maesa AIPTU Janny Tumbuan bekerja sama dengan Katim Resmob Polres Bitung AIPTU Arnol Moningka serta Katim Patroli Timur AIPTU Frangky Paduli di lapangan.

​Penyergapan ini berawal dari masuknya Laporan Polisi Nomor: LP/B/65/VII/2026/SULUT/RES BITUNG/SEK MAESA tertanggal 26 Juli 2026.


Polisi menerapkan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP untuk mengusut tuntas perkara ini.


​Dari hasil penyisiran dan penyelidikan awal, polisi mengamankan dua pria berinisial Z.D. alias B dan R.S. alias I. Keduanya disinyalir kuat menjadi dalang utama di balik aksi penganiayaan tersebut.

​Insiden berdarah itu sendiri meletus di salah satu kafe di kawasan Kota Bitung. Aksi kekerasan para pelaku mengakibatkan beberapa pengunjung kafe menderita luka-luka di tubuh mereka.

​Selain menjaring kedua terduga pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan. Polisi mengamankan dua bilah senjata tajam dan selembar kaos yang terindikasi kuat berkaitan langsung dengan aksi kejahatan tersebut.

Baca Juga:  ‎Polsek Batee Edukasi Warga untuk Bersama Jaga Harkamtibmas ‎

​Tim gabungan kemudian membawa kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti menuju Mako Polsek Maesa. Penyidik langsung mengurung keduanya di markas untuk menjalani proses hukum lanjutan.

​Kapolsek Maesa memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras dan kolaborasi solid seluruh personel di lapangan.

‎”Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Tim Resmob Polsek Maesa, Tim Resmob Polres Bitung, dan Tim Patroli Timur dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan, tetapi mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun potensi gangguan kamtibmas,”

ujar AKP Tuegeh Deiybi Darus, S.Sos.

Ia menegaskan bahwa Polri akan selalu merespons cepat setiap aduan masyarakat serta memproses hukum para pelaku kekerasan secara transparan dan profesional.

​Saat ini, penyidik Polsek Maesa terus memperdalam kasus dengan memeriksa saksi-saksi, menginterogasi kedua terduga pelaku, serta menyiapkan gelar perkara.

Polisi memastikan seluruh tahapan hukum berjalan akuntabel dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. (kiti)

Berita Terkait

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Polres Langsa Bongkar 10 Kasus Narkoba, Hampir 40 Kilogram Ganja Disita
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
SAHATA LANTAS Polda Sumut, Perkuat Kesadaran Tertib Berlalu Lintas
Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026, Polres Simeulue Gandeng TNI dan Pemkab Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 07:18

Dukung Kebutuhan Daerah, PT PEMA Salurkan Dua Unit Becak Motor untuk Pemko Langsa

Senin, 2 November 2026 - 05:06

Peringati HSP ke-98, KNPI Langsa Berikan Anugerah Pemuda Award 2026 kepada Puluhan Tokoh Inspiratif

Minggu, 1 November 2026 - 17:00

Cegah Kebocoran Pajak Daerah, BPKK Aceh Tengah Hadirkan Aksi Perubahan Aplikasi GEO-ATLAS

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:04

Kelurahan Wangurer dan Kecamatan Girian Apresiasi Langkah Ditjen AHU Tuntaskan Status Kewarganegaraan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Berita Terbaru