Bitung | Tribuneindonesia.com – Esensi pengabdian dan penghormatan terhadap sejarah kembali digaungkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Bitung. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang, jajaran kepolisian setempat menggelar upacara ziarah dan prosesi tabur bunga.
Kegiatan sakral ini dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) yang terletak di Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Prosesi penghormatan tersebut berlangsung pada Rabu (24/6/26) pagi dengan suasana yang penuh khidmat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus pimpinan rombongan adalah Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. Kehadiran orang nomor satu di Polres Bitung ini didampingi langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bitung, Ny. Detta Albert Zai.
Tampak hadir pula dalam jajaran kehormatan, Wakapolres Bitung KOMPOL Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung. Perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Bitung juga turut memadati area pemakaman guna memberikan penghormatan serupa.
Tepat pukul 08.30 Wita, upacara resmi dimulai. Kelancaran jalannya seremonial ini dikomandoi oleh Kapolsek Aertembaga AKP Denny S. Tampenawas, S.Sos., S.H., selaku Perwira Upacara, serta Wakapolsek Aertembaga IPDA Zem A. Mamoto yang bertindak sebagai Komandan Upacara.
Suasana haru dan jiwa nasionalisme terasa kental saat seluruh peserta upacara memberikan penghormatan tertinggi kepada arwah para pahlawan.
Kapolres Bitung kemudian memimpin sesi mengheningkan cipta, yang dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga secara simbolis di monumen TMP sebagai bentuk apresiasi atas darah dan keringat para pejuang.
Setelah prosesi di monumen utama selesai, AKBP Albert Zai mengarahkan rombongan untuk menuju area pemakaman. Isak senyap dan doa mengiringi langkah para pejabat beserta personel saat menaburkan bunga di atas pusara para kusuma bangsa.
Barisan peserta upacara memperlihatkan soliditas internal Polri, yang terdiri dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Bitung dan Polsek jajaran. Komposisi pasukan melibatkan peleton perwira, staf gabungan, Sat Samapta, Sat Polairud, hingga Sat Lantas.
Tidak ketinggalan, kekuatan pengamanan dan penegakan hukum dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, dan Sat Resnarkoba juga berbaris rapi di sisi pasukan Bhayangkari Polres Bitung.
Kehadiran seluruh elemen ini mempertegas komitmen kesatuan dalam menjaga nilai-nilai luhur institusi.
Di sela-sela kegiatan, AKBP Albert Zai menegaskan bahwa ziarah ini merupakan tradisi tahunan Polri yang memiliki makna mendalam.
Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial belaka, melainkan refleksi moral bagi setiap anggota kepolisian yang aktif bertugas.
”Nilai-nilai pengabdian, keberanian, serta keikhlasan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”
ujar Kapolres Bitung, seraya menambahkan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi ajang pembuktian kepolisian yang humanis, Presisi, dan semakin dicintai publik. (kiti)














