Bitung | Tribuneindonesia.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bitung resmi memasuki babak baru. Lewat Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar pada Jumat (10/7/26), Paulus Denny Liemintang terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi ini selama periode 2026–2031.
Di bawah kepemimpinan baru, LPM Bitung dipastikan bakal menggeser fokusnya dari kegiatan formalitas menuju aksi nyata di lapangan.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Paulus Denny Liemintang langsung menggaungkan komitmennya untuk membawa perubahan struktural pada gaya kerja LPM.
Ia menegaskan tidak ingin organisasi yang dipimpinnya hanya terjebak dalam rutinitas seremonial.
“Saya ingin LPM menjadi organisasi yang hadir dengan kerja nyata, bukan sekadar hadir dalam seremoni. Kami akan aktif turun ke lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, menghidupkan kembali semangat gotong royong, dan menghadirkan solusi terhadap persoalan di tingkat kelurahan,”
ujar Paulus dalam pidato perdananya.
Guna mengawal visi tersebut, Paulus memperkenalkan tagline strategis: “LPM Berkarya, Masyarakat Berdaya, Pemuda Bergerak, Bitung Semakin Maju.” Melalui jargon ini, ia berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menjadi motor penggerak inovasi di tingkat lokal.
Langkah politik dan pemberdayaan LPM ke depan dipastikan berjalan selaras dengan program pembangunan daerah. Pemerintah Kota Bitung memberikan sinyal hijau terhadap visi yang diusung oleh kepengurusan baru ini.
Mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Forsman Dandel, S.Sos., menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk menyukseskan visi daerah.
-
Fokus Utama: Penguatan semangat gotong royong dan persatuan.
- Target Capaian: Mendukung penuh visi besar pembangunan ‘Harmonisasi Menuju Bitung Maju’.
Di sisi lain, Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPD LPM Sulawesi Utara, Raski Mokodompit yang hadir mewakili Ketua DPD LPM Sulut Emi V.M. Maturbongs, S.E. mengingatkan bahwa LPM harus menjadi jembatan aspirasi yang solid antara masyarakat kelurahan dan pembuat kebijakan.
Sidang pleno Musda V yang dipimpin oleh Yudi Tangkai berjalan mulus tanpa hambatan berarti hingga menghasilkan keputusan aklamasi.
Berdasarkan Surat Keputusan DPD LPM Provinsi Sulawesi Utara Nomor 030/SK/DPDLPM/SULUT/V/2026, forum memberikan mandat penuh kepada Paulus untuk menyusun komposisi kepengurusan baru dalam waktu maksimal satu bulan.
Menutup momentum konsolidasi tersebut, Paulus mengajak seluruh kader untuk menyudahi ego kelompok dan meleburkan perbedaan pasca-pemilihan.
”Musda telah selesai, kini saatnya kita bersatu. Tidak ada lagi sekat, tidak ada lagi perbedaan. Mari kita bekerja bersama, menjaga kekompakan, saling menguatkan, dan mengabdikan diri untuk kemajuan masyarakat Kota Bitung,”
pungkasnya. (kiti)















