Penganiayaan Gegerkan Pekan Lawe Desky, Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku

- Editor

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA | ACEH TENGGARA – Suasana di kawasan Pekan Lawe Desky Sabas, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara mendadak geger setelah terjadi peristiwa penganiayaan yang menyebabkan seorang pedagang buah mengalami luka serius, Senin (1/6/2026) sore.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.58 WIB di Jalan Kutacane–Medan, tepatnya di Desa Lawe Desky Sabas. Korban diketahui berinisial P.S. (40), seorang pedagang buah asal Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku berinisial O.S. (30), yang diketahui berprofesi sebagai sopir angkutan umum antarprovinsi. Insiden bermula saat korban berada di sekitar lokasi pasar sebelum kemudian didatangi terduga pelaku hingga terjadi peristiwa yang berujung penganiayaan.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh dan langsung mendapatkan pertolongan medis. Korban sempat dibawa ke Klinik Cinta Kasih untuk penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSU H. Sahudin Kutacane guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

 

Usai kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi menuju Kota Kutacane. Namun, begitu menerima laporan, personel Polsek Babul Makmur langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan langkah-langkah kepolisian untuk mengamankan terduga pelaku.

 

Sekitar pukul 18.30 WIB, terduga pelaku diketahui menyerahkan diri kepada pihak perusahaan tempatnya bekerja. Pihak perusahaan kemudian berkoordinasi dengan kepolisian guna proses pengamanan lebih lanjut.

Baca Juga:  Proyek Pokir Dewan DPRA Dikerjakan Asal-Asalan, Kadis PUPR Sebut, Perencanaan Bukan Dikami.

 

Kapolsek Babul Makmur bersama personel Unit Reskrim kemudian turun langsung melakukan pengamanan terhadap terduga pelaku beserta barang bukti yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa menuju Polres Aceh Tenggara guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga insiden tersebut dipicu persoalan pribadi yang telah berlangsung sebelumnya. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa motif serta rangkaian lengkap kejadian masih dalam proses pendalaman.

 

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K melalui Plt Kasi Humas Ipda Patar mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun kekerasan.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Serahkan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum agar dapat diselesaikan sesuai aturan yang berlaku. Polri akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kasi Humas.

 

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif dengan menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.***

Berita Terkait

BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?
Dampingi Korban Jalani Pemeriksaan di Paminal Propam Polda Sumut, Serahkan Bukti Dugaan Intimidasi Oknum Polisi
*PEMKAB SIMEULUE BAGIKAN BANTUAN FREEZER DAN ALAT OLAH IKAN UNTUK PELAKU USAHA RUMAH TANGGA*
Pemerintah Kota Bitung Perkuat Kepastian Hukum Warga Lewat Sinergi Istbat Nikah Terpadu
Bertahan Pasca Pandemi, Swiss-Belexpress Kuta Apresiasi 180 Travel Agent Lewat “Sunset & Connections Gathering 2026
Lintasan yang Mencari Pelari
Kolam, Data, dan Jalan Panjang Menuju Prestasi
Panggung yang Menghidupkan Jalan Diponegoro
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:26

BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?

Senin, 27 Juli 2026 - 14:14

*PEMKAB SIMEULUE BAGIKAN BANTUAN FREEZER DAN ALAT OLAH IKAN UNTUK PELAKU USAHA RUMAH TANGGA*

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:18

Bertahan Pasca Pandemi, Swiss-Belexpress Kuta Apresiasi 180 Travel Agent Lewat “Sunset & Connections Gathering 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:48

Lintasan yang Mencari Pelari

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:37

Kolam, Data, dan Jalan Panjang Menuju Prestasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:56

Panggung yang Menghidupkan Jalan Diponegoro

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:55

Semangat Turun ke Sawah, Camat Teupah Tengah Ajak Petani Wujudkan Simeulue Bermartabat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:57

Integrasi Digital Dikejar

Berita Terbaru

Sosial

Wanti Cahya Pimpin PKB Aceh Jaya

Senin, 27 Jul 2026 - 21:54