MEDAN I TribuneIndonesia.com–Laga serat gengsi akan tersaji di Stadion Utama Sumatera Utara saat PSMS Medan menjamu Adhyaksa FC dalam lanjutan Liga 2 Championship musim 2025–2026, Sabtu malam (25/04/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi Ayam Kinantan. Selain berstatus sebagai laga kandang terakhir musim ini, PSMS juga akan tampil tanpa tekanan setelah dipastikan aman dari jeratan degradasi.
Saat ini, PSMS Medan bertengger di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 34 poin dari 25 pertandingan. Raihan tersebut sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Persekat Tegal yang berada di posisi kesembilan dengan 26 poin, atau penghuni zona playoff degradasi.
Kondisi ini membuat PSMS memiliki kebebasan untuk tampil lepas. namun, bukan berarti laga akan berjalan santai. Justru sebaliknya, tensi pertandingan diprediksi tetap tinggi mengingat ambisi besar tim tamu.
Adhyaksa FC datang dengan misi wajib menang. Saat ini mereka berada di puncak klasemen, hanya unggul tipis satu poin dari pesaing terdekat, Garudayaksa FC. kemenangan menjadi harga mati demi mengamankan tiket promosi otomatis ke kasta tertinggi.
meski tidak lagi dibayangi ancaman degradasi, PSMS Medan menegaskan tidak akan memberikan jalan mudah. Bermain di hadapan publik sendiri, semangat juang ayam Kinantan justru dipastikan meningkat.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya akan tampil habis-habisan demi menutup musim dengan hasil manis.
ini laga kandang terakhir kami. tentu kami ingin menutupnya dengan kemenangan. bukan soal menggagalkan Adhyaksa, tapi bagaimana kami tampil maksimal di depan pendukung sendiri,” tegas Eko dalam sesi konferensi pers, Jumat (24/04/2026).
Ia juga memastikan kesiapan tim secara keseluruhan. Meski demikian, PSMS harus kehilangan dua pemainnya. Antoni Putro absen akibat sanksi kartu merah, sementara Saddam Hi Tenang masih dibekap cedera.
semua pemain sudah siap tempur. Kami akan berikan yang terbaik,” tambahnya.
Duel ini pun diprediksi berlangsung menarik. Di satu sisi, PSMS Medan ingin memberikan kado perpisahan manis bagi suporter setia mereka. Di sisi lain, Adhyaksa FC datang dengan tekanan besar untuk menjaga asa promosi.
suasana makin panas di Stadion Utama Sumatera Utara diyakini akan menjadi panggung penutup musim yang penuh emosi, sekaligus ujian mental bagi kedua tim dengan kepentingan berbeda kebanggaan dan ambisi.
Ilham Gondrong

















