Desa Mesjid dan Muspika Batang Kuis Gencarkan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 03:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Batang Kuis I TribuneIndonesia.comUpaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak terus digelorakan hingga ke tingkat desa. Pemerintah Desa Mesjid, Kecamatan Batang Kuis, pada Jumat, 24 April 2025, menggandeng unsur Muspika menggelar sosialisasi hukum yang menyasar langsung masyarakat sebagai langkah konkret menekan angka kejahatan di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kepolisian Sektor Batang Kuis, IPTU Walson Sihaloho, S.H., yang menyampaikan pemaparan komprehensif terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru serta Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU KDRT). Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan, konsekuensi hukum yang menyertainya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama.

turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batang Kuis Beni Haryanto Tambunan, S.STP., M.SP., Danramil 05/Batang Kuis Kapten Inf Yudi Chandra, serta jajaran Muspika Batang Kuis. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan.

dalam pemaparannya, IPTU Walson Sihaloho menegaskan bahwa negara telah memiliki landasan hukum yang kuat dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan. hal tersebut diatur dalam pembaruan KUHP serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Selain itu, Indonesia juga telah meratifikasi konvensi internasional melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan.

perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat tidak hanya memahami hukum, tetapi juga berani melapor jika terjadi tindak kekerasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bandung Gandeng Deli Serdang, Kolaborasi Digital dan Kawasan Industri Jadi Fokus

Sementara itu, Camat Batang Kuis Beni Haryanto Tambunan mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Desa Mesjid dalam menghadirkan edukasi hukum bagi warganya. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan kejahatan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitas.

kita ingin masyarakat memiliki kesadaran hukum yang kuat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan,” ujarnya.

Danramil 05/Batang Kuis Kapten Inf Yudi Chandra turut menambahkan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, keamanan tidak hanya berbicara soal penindakan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi dan pendekatan persuasif.

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Mesjid. warga tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab, mencerminkan tingginya kepedulian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak di lingkungan mereka.

dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Mesjid, Herman Felani, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya.

Sosialisasi ini kami laksanakan agar masyarakat mendapatkan manfaat dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Ini menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan yang lebih aman dan berkeadilan,” ungkapnya.

dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan mengatasi berbagai bentuk kejahatan, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Langkah kecil dari Desa Mesjid ini menjadi cerminan bahwa perlindungan hak asasi manusia dapat dimulai dari lingkungan terdekat, melalui kolaborasi, kepedulian, dan keberanian untuk bertindak.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Selasa, 8 Sep 2026 - 04:09

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00