Kisruh Data Bantuan Banjir, SOMASI Ancam Surati BNPB Pusat

- Editor

Minggu, 19 April 2026 - 03:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com — Solidaritas Masyarakat Sipil Kota Langsa (SOMASI) melayangkan kritik keras terhadap pernyataan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, dr. Akbar, yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi di lapangan terkait pendataan penerima bantuan rehabilitasi rumah pascabanjir.

Kritik tersebut muncul setelah pertemuan antara perwakilan SOMASI dengan pihak BPBD yang difasilitasi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Langsa, Darma Putra, beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, dr. Akbar menyampaikan bahwa proses pendataan penerima bantuan telah hampir rampung.

Ia menyebutkan, dari target sekitar 42 ribu penerima bantuan, sebanyak 33 ribu data telah berhasil dihimpun. Bahkan, BPBD menargetkan dalam waktu satu pekan ke depan, sedikitnya 20 ribu penerima bantuan dapat segera diperjuangkan untuk pencairan.

Namun, pernyataan tersebut dinilai “jauh panggang dari api” oleh SOMASI. Pasalnya, hingga kini BPBD Kota Langsa justru kembali melakukan pendataan ulang terhadap warga terdampak banjir.

“Fakta di lapangan, BPBD kembali mengambil data masyarakat dengan menunjuk perangkat desa atau gampong sebagai enumerator. Anehnya, warga yang sebelumnya sudah terdata, diminta untuk didata ulang,” ujar Zulfadli, salah satu koordinator SOMASI.

Menurutnya, alasan yang disampaikan bahwa data sebelumnya tidak lagi digunakan justru menimbulkan kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat. Ia mempertanyakan konsistensi dan validitas proses pendataan korban banjir yang telah dilakukan berulang kali.

“Atas kondisi ini, kami meminta Wali Kota Langsa untuk mengambil alih posisi Ketua Koordinator Tim Penanggulangan Bencana Banjir dari Sekretaris Daerah (Sekda) kota Langsa. Kami menilai, koordinasi yang ada saat ini tidak berjalan efektif,” tegasnya.

Baca Juga:  Satu Keluarga Mantan Kombatan GAM Bireuen, Sudah Tiga Bulan Tinggal di Tenda Belum Mendapatkan DTH dan Huntara

Zulfadli juga menambahkan, ketidakselarasan antara pernyataan pejabat dan kondisi riil di lapangan berpotensi menggerus kepercayaan publik. “Kalau ucapan seorang pejabat daerah saja tidak dapat dipercaya, lalu warga harus berharap kepada siapa lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, SOMASI menyatakan akan menempuh langkah dengan menyurati Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat pusat. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh kejelasan terkait mekanisme penyaluran bantuan, besaran anggaran yang sebenarnya, serta kriteria penerima bantuan yang ditetapkan.

“Kami akan menyurati BNPB pusat untuk mengetahui seperti apa mekanisme sebenarnya, berapa besaran bantuan yang diberikan, dan apa saja kriteria yang menjadi acuan,” kata Zulfadli.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator SOMASI lainnya, Sumardi, menekankan pentingnya transparansi anggaran dalam penanganan bencana. Ia menilai, masyarakat berhak mendapatkan kejelasan terkait proses pendataan dan penyaluran bantuan.

“Ini sudah pendataan yang keempat kalinya. Ada apa sebenarnya? Pemerintah harus terbuka, jangan sampai masyarakat merasa dipermainkan,” kata Sumardi.

SOMASI berharap Pemerintah Kota Langsa segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keakuratan data serta percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik yang lebih luas yang takut nya berdampak akan demo lanjutkan. (Tim)

Berita Terkait

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bangun Tempat Wudhu, Lengkapi
Polres Bireuen Gelar Penertiban Penggunaan Plat Kenderaan Bermotor
Patroli Presisi Polres Bireuen Kawal Keamanan Aktifitas Masyarakat
Tebar Kebahagiaan, Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Sentuh Warga Membutuhkan di Kampung Uring Pegasing
9 Bulan Pascabencana, Antrean Jembatan Kuta Blang Tak Kunjung Usai, Kehadiran Wapres Gibran Jadi Catatan Serius Pemerintah Bireuen
Jelang HUT Ke-81 RI, Babinsa Koramil 07/Jangka Koordinasikan Keterlibatan Siswa MIN 55 Bugak
Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Koramil 08/Gandapura Bantu Warga Bangun Rumah
Kodim 0111/Bireuen Turut Amankan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Bireuen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:12

​Langkah Polres Bitung dan KPU Perkuat Sinergi Hadapi Verifikasi Partai Politik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:35

​Sinergi Penegak Hukum dan Pemda, Kejari Bitung Hadiri Pelantikan Gojukai dan Panitia Kajati Sulut Cup V

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:29

Jejak Izin Palsu di Balik Alih Fungsi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:24

IMM Aceh Minta Kemensos Transparan Soal Pengumuman Hasil CAT Sekolah Rakyat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:18

Langkah Panjang di Balik Perayaan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:02

Bank Aceh Syariah 53 Tahun Mengabdi. Dengan AMANAH kita berdiri, Dengan BERKAH kita akan terus TUMBUH , Bank Aceh Syariah, Mitra Ekonomi Umat.”

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:33

Bekala dan Jalan Panjang Pengembang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:05

PSR Bukan Program Bagi-Bagi Lahan dan Tanpa Aturan. Petani Wajib Ikuti Mekanisme dan Regulasi Pemerintah

Berita Terbaru