Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 06:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Akibat padamnya listrik di sebagian wilayah DKI Jakarta selama hampir 3 jam pada Kamis (9/4/2026) lalu, membuat PT PLN (Persero) terus menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut buka suara terkait pemadaman listrik mengatakan, gangguan tersebut berdampak langsung pada berbagai layanan publik, termasuk operasional transportasi massal.

Pemadaman listrik diketahui mengganggu layanan MRT Jakarta dan LRT yang bergantung pada pasokan listrik untuk operasionalnya. Kondisi ini sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

“Pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami. Salah satunya MRT, kemudian LRT juga terkena,” kata Pramono di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4/2026).

Pramono menegaskan, meski kewenangan ada pada PT PLN (Persero), dampak yang ditimbulkan dirasakan langsung oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Tentunya kami mengharapkan ini jangan terulang kembali karena memang sekarang ini energi ini kan menjadi sesuatu yang sangat penting yang dibutuhkan oleh masyarakat karena dengan perang yang masih panjang ini,” ujar Pramono.

Sementara, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) secara tegas mengingatkan PLN yang harus mampu menjaga stabilitas kelistrikan di ibukota sebagai jantung Indonesia. Selain itu, jangan sampai adanya pemadaman listrik ini menciptakan kepanikan krisis energi di tengah masyarakat.

Baca Juga:   Bea Cukai Langsa Hancurkan Setengah Juta Rokok Ilegal, Negara Selamat dari Kerugian Hampir Rp1 Miliar

Menurut Ketua Bidang Geopolitik GMNI Andreas Silalahi, peristiwa padamnya listrik di sebagai wilayah Jakarta tidak terlepas dari kinerja para pimpinan PLN.

“Bayangkan, jakarta yang merupakan jantung Indonesia, bisa terjadi pemadaman listrik. Jangankan sampai 3 jam, padam setengah jam saja itu fatal,” kecam Andreas kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Dia turut membeberkan, berdasarkan catatan, peristiwa _blackout_ atau pemadaman listrik total seperti yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta itu, bukanlah peristiwa baru. Karena sebelumnya di beberapa provinsi juga terjadi berulang kali.

“Dari catatan kami, di Sumatera sudah berulang dilakukan pemadaman serupa. Mulai dari Aceh, Sumut, Sumsel sampai Lampung semua pernah mengalami trip listrik berjam-jam seperti ini. Bahkan di Bali juga pernah,” sebutnya.

Dengan fakta demikian, kata Andre, jelas semakin membuktikan perlunya evaluasi terhadap manajemen PLN.

“Sudah sepantasnya mulai dari Dirut hingga GM hingga manajerial di UID PLN Jaya dicopot sebagai bentuk pertanggung jawaban atas pemadaman dan kerugian yang dialami masyarakat. Sehingga ke depan tidak terjadi hal serupa,” pungkasnya (ril)

Berita Terkait

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah
Indra SBW, S.H., Advokat Muda Sumut dengan Rekam Jejak Perjuangan Menegakkan Keadilan
Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:11

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:27

Indra SBW, S.H., Advokat Muda Sumut dengan Rekam Jejak Perjuangan Menegakkan Keadilan

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:55

Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:11

Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:13

PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN

Berita Terbaru

Headline news

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:11