Diplomasi Intensif Indonesia Amankan Jalur Dua Tanker Pertamina di Selat Hormuz

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia.comPemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat dalam mengamankan jalur pelayaran dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang sempat tertahan di kawasan strategis Selat Hormuz, Minggu (29/03/26).

​Langkah ini diambil menyusul adanya lampu hijau dari pemerintah Iran sebagai hasil dari serangkaian upaya diplomatik yang dilakukan secara intensif oleh Jakarta.

​Pelaksana Tugas Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mendalami koordinasi teknis bersama Kemlu guna menjamin keamanan operasional kapal di zona konflik tersebut.

​dilansir dari IDNfinancials, Fokus utama dalam pembahasan teknis ini adalah memastikan proses pelayaran kembali bagi tanker Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat berlangsung tanpa hambatan keamanan yang berarti.

Vega menjelaskan bahwa kedua kapal tersebut memiliki peran yang berbeda, di mana Pertamina Pride difungsikan khusus untuk memenuhi pasokan energi domestik atau kebutuhan nasional, dikutip dari Antara (28/03).

​Di sisi lain, kapal Gamsunoro dikerahkan untuk melayani distribusi kargo energi bagi pihak ketiga, yang menunjukkan fleksibilitas operasional PIS di kancah internasional.

​Hingga saat ini, posisi kedua kapal tanker raksasa tersebut dilaporkan masih berada di wilayah perairan Teluk Arab sembari menunggu instruksi keberangkatan lebih lanjut.

​Pihak Pertamina menegaskan bahwa aspek keselamatan kru kapal, integritas aset, serta keamanan muatan menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar dalam situasi ini.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Bireuen Ikuti Pelatihan Kapasitas di Kanwil BPN Aceh

Ketegangan di Selat Hormuz sendiri merupakan imbas dari eskalasi konflik yang melibatkan kepentingan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berdampak pada stabilitas jalur perdagangan global.


​Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa koordinasi erat terus dijalin dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran guna memantau situasi di lapangan.

Nabyl mengonfirmasi bahwa otoritas Iran telah menunjukkan sikap kooperatif dan memberikan respons positif terhadap permohonan jaminan keamanan yang diajukan oleh pemerintah Indonesia.

​Meskipun jadwal pasti untuk pelayaran keluar dari kawasan tersebut belum diputuskan, pemerintah kini lebih fokus pada detail teknis dan langkah operasional di perairan.

​Diberitakan JakartaGlobal pada (27/03), Menteri Energi Bahlil Lahadalia mengakui bahwa proses evakuasi dan negosiasi di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk diselesaikan dengan cepat.

​Kendati demikian, Bahlil memastikan bahwa gangguan di Selat Hormuz tidak akan berdampak fatal terhadap stok minyak mentah nasional karena porsi impor dari kawasan tersebut hanya sekitar 20 persen.


Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, pemerintah telah menyiapkan skenario pengalihan pasokan minyak mentah dari Amerika Serikat guna menutupi potensi kekurangan cadangan energi.


​Di tingkat regional, stabilitas ekonomi dan energi akibat konflik ini juga menjadi agenda utama pembahasan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, guna memperkuat posisi ASEAN.

Berita Terkait

Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA
Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas : KKB Masih Sandera Warga Sipil di Papua
Personel Polres Bireuen Gelar Latihan Dalmas, Guna Tingkatkan Kemampuan dan Kesiapan
Kapolres Bireuen Hadiri Bakti Sosial Dalam Rangka HUT TNI Ke-81 di Koramil 01/Kota Juang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 03:58

Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api

Selasa, 22 September 2026 - 00:24

Desa Bakaran Batu Jalani Evaluasi PHBS Tingkat Provinsi Sumut

Senin, 21 September 2026 - 17:42

Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD

Senin, 21 September 2026 - 13:36

Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan

Senin, 21 September 2026 - 11:34

Cegah Penyimpangan Pengadaan dan Hibah, PALA serta P3K Aertembaga Ikuti Edukasi Hukum

Senin, 21 September 2026 - 10:28

Pemdes Desa Mesjid Salurkan 8.910 Kg Beras kepada 297 Keluarga

Senin, 21 September 2026 - 08:52

Sinergi Antardaerah: Bitung dan Tangerang Selatan Berkolaborasi Integrasikan Data Pertanahan

Minggu, 20 September 2026 - 14:57

Lom Lom Suwondo Dorong Pendawa Indonesia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi dan Solidaritas Sosial

Berita Terbaru