Tembok Raksasa Roboh, Polda Sumut Didesak Bergerak

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang I TribuneIndonesia.com Memasuki minggu ketiga sejak laporan pengaduan masyarakat (Dumas) terkait peristiwa rubuhnya tembok raksasa di Dusun II, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, proses penanganan kasus tersebut kini mulai menjadi sorotan publik.

Tim investigasi dari Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia(P2BMI) bersama korban mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menanyakan secara langsung perkembangan laporan yang telah mereka sampaikan sebelumnya.

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Warga korban insiden runtuhnya tembok besar tersebut hingga kini masih menunggu kepastian hukum dan langkah konkret dari aparat penegak hukum terkait peristiwa yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dari hasil komunikasi dengan petugas di markas kepolisian, tim investigasi memperoleh informasi bahwa laporan Dumas tersebut pada awalnya di disposisikan ke unit Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Sumut untuk dilakukan penelaahan awal.

Setelah melalui proses telaah internal, laporan tersebut kini sedang dalam proses pengajuan untuk ditangani oleh unit Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Eva, petugas piket di unit Irwasda, menjelaskan bahwa laporan masyarakat tersebut tidak diabaikan. Ia memastikan bahwa berkas pengaduan saat ini sedang diproses agar dapat segera ditindaklanjuti oleh unit yang berwenang.

“Surat Dumas tersebut sedang dalam proses pengajuan ke Krimum. Kemungkinan dalam waktu dekat tim akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Eva kepada tim investigasi.

Meski demikian, lambatnya perkembangan penanganan laporan tersebut mulai memicu kegelisahan di kalangan warga yang terdampak. Mereka berharap aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada proses administrasi, tetapi segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap penyebab runtuhnya tembok raksasa yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembangunan milik pihak tertentu.

Baca Juga:  Air Mata Orang Tua di Ruang Sidang dan Laporan yang Tak Kunjung Tuntas: Ketika Rakyat Kecil Terus Menunggu Keadilan

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (P2BMI),Ilham Syahputra, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Ia meminta Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap peristiwa tersebut, termasuk menelusuri dugaan kelalaian pihak pengusaha yang diduga tidak mematuhi aturan pembangunan.

“Kami berharap bapak Kapolda Sumut bersama tim segera melakukan investigasi menyeluruh. Persoalan ini menyangkut keselamatan masyarakat. Warga Sumatera Utara membutuhkan peran kepolisian untuk membantu menyelesaikan masalah ini secara adil dan transparan,” tegas Ilham.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya penegakan aturan terhadap para pengusaha yang menjalankan usaha tanpa memperhatikan keselamatan lingkungan sekitar.

Menurutnya, kejadian runtuhnya tembok raksasa tersebut menjadi peringatan keras bahwa kelalaian dalam pembangunan dapat berdampak serius bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Ke depan, jangan ada lagi pengusaha nakal yang mengabaikan aturan atau menutup mata terhadap keluhan masyarakat,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terutama warga di sekitar lokasi kejadian yang berharap aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dan memastikan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Jika terbukti terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, masyarakat berharap pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku agar memberikan efek jera serta menjadi pelajaran bagi pelaku usaha lainnya di Sumatera Utara.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Saparuda Kecam Dugaan Pengeroyokan Nasabah oleh Debt Collector FIF Group
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 03:51

LEWAT NGOPI KAMTIBMAS, POLSEK GANDAPURA SEBAR PESAN-PESAN KEPOLISIAN DAN TAMPUNG ASPIRASI

Senin, 7 September 2026 - 03:01

Kapolres Bireuen Tegaskan, Personel Jangan Terlibat Narkoba, Judol, Pinjol hingga Pelanggaran Kode Etik

Minggu, 6 September 2026 - 18:53

Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir

Minggu, 6 September 2026 - 11:41

Aqila Mirzani Amir,usia 12 Tahun ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi

Minggu, 6 September 2026 - 06:17

GBI BUDI MURNI RAYAKAN HUT KE-9 DENGAN SUKACITA

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:16