‎HRD Serap Aspirasi dan Buka Puasa Bersama Pengungsi Simpang Mulia, Jembatan Gantung dan dan Jalan Jadi Prioritas

- Editor

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Suasana haru menyelimuti tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh Kamis (5/3/2026).

Di tengah kondisi serba kekurangan pascabanjir dan longsor, ratusan warga berkumpul untuk temu ramah dan buka puasa bersama Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) dibawah tenda pengungsian.


‎Kehadiran HRD ke lokasi pengungsian disambut hangat masyarakat. Mereka memanfaatkan momen reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi pascabencana.

‎Dalam kesempatan itu, HRD menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

‎“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian PU yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD.

‎Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin, secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut.

‎“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya penuh harap.

‎Menanggapi permintaan itu, HRD akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa tersebut. ‎Nazaruddin juga mengapresiasi kehadiran HRD yang datang langsung melihat kondisi warganya.

‎“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya.

‎Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sebenarnya sangat membutuhkan hunian sementara (huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul fitri semakin dekat.

‎Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan rasa haru atas kunjungan tersebut. Salah seorang warga bahkan mengaku sempat merasa iri dengan desa tetangga yang lebih dulu sering dikunjungi HRD.

‎“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” kata warga tersebut.

‎Pada kesempatan itu, HRD bersama sang istri Hj Faridah Adam juga menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak, guna membantu meringankan beban warga yang sedang menjalani hari-hari di tenda pengungsian.

‎Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, Mukim Simpang Mulia, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. (*)


‎BIREUEN – Suasana haru menyelimuti tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh Kamis (5/3/2026).

Di tengah kondisi serba kekurangan pascabanjir dan longsor, ratusan warga berkumpul untuk temu ramah dan buka puasa bersama Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) dibawah tenda pengungsian.


‎Kehadiran HRD ke lokasi pengungsian disambut hangat masyarakat. Mereka memanfaatkan momen reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi pascabencana.

‎Dalam kesempatan itu, HRD menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

‎“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian PU yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD.

‎Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin, secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut.

‎“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya penuh harap.

‎Menanggapi permintaan itu, HRD akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa tersebut. ‎Nazaruddin juga mengapresiasi kehadiran HRD yang datang langsung melihat kondisi warganya.

‎“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya.

‎Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sebenarnya sangat membutuhkan hunian sementara (huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul fitri semakin dekat.

‎Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan rasa haru atas kunjungan tersebut. Salah seorang warga bahkan mengaku sempat merasa iri dengan desa tetangga yang lebih dulu sering dikunjungi HRD.

‎“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” kata warga tersebut.

‎Pada kesempatan itu, HRD bersama sang istri Hj Faridah Adam juga menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak, guna membantu meringankan beban warga yang sedang menjalani hari-hari di tenda pengungsian.

‎Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, Mukim Simpang Mulia, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. (*)

Baca Juga:  Menko PMK Salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rp86,1 Miliar di Kabupaten Bireuen


‎Bireuen/Tribuneindonesia.com

Suasana haru menyelimuti tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh Kamis (5/3/2026).

Di tengah kondisi serba kekurangan pascabanjir dan longsor, ratusan warga berkumpul untuk temu ramah dan buka puasa bersama Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) dibawah tenda pengungsian.


‎Kehadiran HRD ke lokasi pengungsian disambut hangat masyarakat. Mereka memanfaatkan momen reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi pascabencana.

‎Dalam kesempatan itu, HRD menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

‎“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian PU yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD.

‎Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin, secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut.

‎“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya penuh harap.

‎Menanggapi permintaan itu, HRD akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa tersebut. ‎Nazaruddin juga mengapresiasi kehadiran HRD yang datang langsung melihat kondisi warganya.

‎“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya.

‎Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sebenarnya sangat membutuhkan hunian sementara (huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul fitri semakin dekat.

‎Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan rasa haru atas kunjungan tersebut. Salah seorang warga bahkan mengaku sempat merasa iri dengan desa tetangga yang lebih dulu sering dikunjungi HRD.

‎“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” kata warga tersebut.

‎Pada kesempatan itu, HRD bersama sang istri Hj Faridah Adam juga menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak, guna membantu meringankan beban warga yang sedang menjalani hari-hari di tenda pengungsian.

‎Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, Mukim Simpang Mulia, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. (*)

Berita Terkait

Memeriahkan HUT RI ke-81, Wakil Bupati Bireuen Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih
Penyerahan Aset Renovasi Puskesmas Langsa Barat Berjalan Tertib, Pengelolaan Kekayaan Negara Ditegaskan
Pemimpin Bukan Mengubah-Ubah Kurikulum, Tapi Membangun Fondasi yang Kuat
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Wartawan Gayo Gelar Lomba Photo dan Karya Tulis Jurnalistik
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah
Dr. Dedy Cahyadi, S.SiT., MT. Berhasil Raih Gelar Doktor dari ITL Trisakti
Guru adalah Pahlawan Sesungguhnya yang Membangun Peradaban Bangsa
Arief Martha Rahadyan Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:24

Memeriahkan HUT RI ke-81, Wakil Bupati Bireuen Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:24

Penyerahan Aset Renovasi Puskesmas Langsa Barat Berjalan Tertib, Pengelolaan Kekayaan Negara Ditegaskan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:24

Pemimpin Bukan Mengubah-Ubah Kurikulum, Tapi Membangun Fondasi yang Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:59

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Wartawan Gayo Gelar Lomba Photo dan Karya Tulis Jurnalistik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:43

Dr. Dedy Cahyadi, S.SiT., MT. Berhasil Raih Gelar Doktor dari ITL Trisakti

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:09

Guru adalah Pahlawan Sesungguhnya yang Membangun Peradaban Bangsa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:58

Arief Martha Rahadyan Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:41

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Gelar Bakti Sosial di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur

Berita Terbaru