Rektor Unindra: Kesejahteraan Pendidik Harus Jadi Prioritas Negara untuk Hasilkan Lulusan Berdaya Saing

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta/Tribuneindonesia.com

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Prof. Dr. H. Sumaryoto menegaskan bahwa pemerintah harus menangani permasalahan pendidikan secara serius. Menurutnya, masih banyak aspek di sektor pendidikan Indonesia yang perlu diperbaiki, antara lain terkait penghasilan yang belum memadai bagi tenaga pendidik serta jumlah guru honorer yang masih besar.

“Sebenarnya masalahnya tidak sulit, tinggal bagaimana birokrasi memecahkan masalah secara formal sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya dalam keterangan kepada media.

Sumaryoto menambahkan bahwa tidak perlu mendatangkan guru dari luar negeri atau sumber lain karena jumlah guru yang ada di dalam negeri sudah memadai. Yang dibutuhkan adalah pengelolaan yang serius dan terstruktur dengan baik. “Intinya, kalau guru tidak diperhatikan mulai dari karir, penghasilan, hingga kesejahteraannya, janganlah kita berharap akan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan harapan. Ini masih menjadi masalah besar di Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, kesejahteraan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, namun bukan satu-satunya. Sistem pendidikan, tatanan pengelolaan, serta pemilihan karier guru dan dosen juga harus diatur secara simultan jika ingin Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Baca Juga:  Topeng Sang Penipu di Balik Pencurian Karya Tulis

“Kesejahteraan guru harus diperhatikan, karir guru harus diperhatikan, termasuk pelindungan hak guru juga harus mendapatkan perhatian serius. Kalau guru sedikit mengambil tindakan lalu mendapatkan sanksi yang langsung dikaitkan dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), itu akan menjadi persoalan baru,” ungkapnya.

Sumaryoto menjelaskan bahwa jika sanksi terhadap guru hanya sebatas tindakan tanpa pendampingan dan pembinaan yang tepat, orang tua siswa cenderung akan melihatnya dari sisi negatif terkait pelanggaran HAM. Hal ini membuat perlunya jaminan bahwa hak-hak serta keberadaan guru dilindungi dengan baik.

“Semua aspek yang berkaitan dengan proses pendidikan harus dibangun, diatur, dan dikelola secara menyeluruh – mulai dari peraturan yang berlaku, karir dosen dan guru, hingga kesejahteraan yang harus diutamakan. Dengan demikian, kita dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing dan membawa Indonesia menjadi negara maju,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara
Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
POLRES BIREUEN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA TAHUN 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:38

Momentum HUT ke-36 Bitung: Wali Kota dan Rombongan Tabur Bunga di Pusara Tokoh Pendahulu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:03

Kapolres dan Wakapolres Bitung Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dua Lokasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:09

Dituduh Beli Solar Ilegal, Tokoh Masyarakat Bitung Ical Mawuntu Buka Suara dan Tunjukkan Dokumen Sah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:43

“Prabowo Rombak Kabinet dan Polri: Suyudi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:19

Kenaikan Pangkat 14 Personel Kodaeral VIII, Kadispen Kolonel Laut (P) Andreas Suko Turut Resmi Naik Pangkat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:16

Prabowo Dikabarkan Reshuffle Sejumlah Posisi Strategis, Menlu Sugiono Diisukan Masuk Daftar Reshuffle

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:25

EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Berita Terbaru