Pemko Langsa : Di Bawah Pengawasan Ketat, 71 Lembu Meugang Resmi Didistribusikan ke Gampong di Langsa

- Editor

Senin, 2 Maret 2026 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) memastikan pengadaan dan penyaluran lembu untuk tradisi Meugang menjelang Ramadan 1447 H/2026 M berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, transparan, dan tepat sasaran. Total sebanyak 71 ekor lembu didistribusikan ke seluruh gampong di wilayah Kota Langsa.

Kepala DPPKP Kota Langsa, Ernie Yanti, S.STP, MSP, menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut mengacu pada Surat Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.6/848/SJ tanggal 12 Februari 2026 tentang Penggunaan Bantuan Presiden untuk Meugang Menjelang Bulan Ramadan Tahun 2026. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Bantuan Presiden Republik Indonesia untuk Meugang tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk daging sapi lokal yang disalurkan kepada masyarakat.

“Penganggaran bantuan ini dicatat sebagai hibah Pemerintah Pusat dalam pendapatan daerah dan penggunaannya melalui belanja barang/jasa untuk diserahkan kepada masyarakat. Seluruh proses telah kami laksanakan sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga distribusi,” ujar Ernie Yanti.

Ia menjelaskan, penggunaan bantuan dilakukan melalui perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBK Tahun Anggaran 2026 dan telah diberitahukan kepada pimpinan DPRK sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.

Selain bersumber dari Bantuan Presiden RI, Wali Kota Langsa juga mengambil kebijakan strategis dengan menambah alokasi anggaran untuk pembelian lembu tambahan. Kebijakan ini diambil guna memastikan seluruh gampong di Kota Langsa mendapatkan bagian secara merata.

Setiap gampong memperoleh satu ekor lembu. Namun, lima gampong yakni Gampong Jawa, Teungoh, PB Seulemak, PB Tunong, dan Matang Seulimeng masing-masing menerima dua ekor lembu dengan mempertimbangkan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat yang lebih besar.

Dengan kebijakan tersebut, total lembu yang disalurkan mencapai 71 ekor. Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Langsa juga menganggarkan biaya pemotongan lembu untuk masing-masing gampong, sehingga masyarakat tidak dibebani biaya tambahan dalam proses distribusi daging Meugang.

Baca Juga:  ​Dansatrol Kodaeral VIII Bitung Kerahkan Personel Benahi Fasilitas Rumah Kreatif

“Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat tradisi Meugang secara adil dan merata,” tambah Ernie.

Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, DPPKP Kota Langsa membentuk tim monitoring dan pemantauan yang bertugas mengawal penyaluran lembu hingga ke tingkat gampong. Tim ini melakukan pengawasan langsung guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pendistribusian.

“Kami tidak hanya menyalurkan, tetapi juga mengawal hingga ke lapangan. Tim monitoring memastikan lembu benar-benar sampai ke gampong dan dikelola sesuai ketentuan,” jelasnya.

Di tingkat gampong, geuchik memiliki peran penting dalam menetapkan penerima manfaat. Penyaluran daging Meugang diprioritaskan kepada kaum duafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu masyarakat kurang mampu menyambut bulan suci Ramadan.
“Kami menekankan agar penerima manfaat diprioritaskan kepada kaum duafa. Meugang bukan sekadar tradisi, tetapi momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial,” tegas Ernie.

Sesuai arahan dalam surat Kemendagri, pengadaan dilakukan melalui pembelian sapi lokal. Langkah ini tidak hanya menjaga kelangsungan tradisi Meugang yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan memberdayakan peternak lokal.

Dengan adanya pembelian sapi dalam jumlah besar, para peternak lokal turut merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga stabilitas harga daging di pasaran menjelang Ramadan.

Ernie Yanti menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dan distribusi dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta berada dalam pengawasan berjenjang sesuai ketentuan pemerintah pusat dan daerah.

“Pengadaan lembu Meugang ini murni untuk kepentingan masyarakat. Kami pastikan pelaksanaannya sesuai aturan dan tepat sasaran. Harapannya, seluruh masyarakat Kota Langsa dapat menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara Bantuan Presiden RI dan kebijakan tambahan dari Wali Kota Langsa, pelaksanaan Meugang tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial, menjaga tradisi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
(Tim)

Berita Terkait

BERKAT TUHAN PANGKAL SELAMAT
DPC GBNN Aceh Tenggara Tersisihkan dari Safari Ramadhan, 
Bupati Aceh Tenggara Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Daerah pada Pembukaan Safari Ramadhan 1447 H
​Prabowo Subianto Pimpin Penghormatan Terakhir Try Sutrisno di TMP Kalibata
Pererat Diplomasi Maritim, Satrol Kodaeral VIII Gelar Opso Brief Bersama JMSDF
​Antisipasi Arus Mudik 2026, Polres Bitung Perkuat Sinergi Lintas Instansi Lewat Koordinasi Virtual
Rehab Rumah Bapak Anwar M. Saleh di Jeumpa Sikureng Rampung Dikerjakan
Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora, Isak Haru Warnai Purna Tugas Empat Personel Polres Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:56

Wabup Deli Serdang Tekankan Pelayanan Humanis di RSUD Amri Tambunan

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:42

Resmi Nahkodai Dinsos Aceh, Budi Afrizal Siapkan Pembenahan Data Bansos

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:16

11 Ruko Pasar Delimas Resmi Diperpanjang, Pemkab Deli Serdang Tegaskan Aset Kini Tertib

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:54

Babi Masuk Kampung, Pemkab Turun Tangan

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:58

KDMP Deli Serdang Didorong Jadi Pemasok Program Gizi

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:18

Bupati Aceh Tenggara Hadiri Musrenbang RKPK 2027 di Babussalam, Banjir dan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:50

Sekolah di Lahan Bermasalah, Alsintan Disorot, Data BPJS Disisir

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:34

Tower Ilegal Dirobohkan, Bupati–Wabup Turun Tangan Langsung

Berita Terbaru

Sosial

BERKAT TUHAN PANGKAL SELAMAT

Senin, 2 Mar 2026 - 15:12

TNI dan Polri

Kodam IX/Udayana Dukung Pemulihan Ekosistem Danau Yeh Malet

Senin, 2 Mar 2026 - 14:11