Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh/Tribuneindonesia.com

Warga Aceh yang terdampak banjir dan longsor pada 25 November 2025 terpaksa menjalani ibadah puasa di kemah bantuan. Kondisi tersebut disampaikan oleh Faisal Rizal Hasan, relawan tanggap bencana Aceh, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Faisal, suasana Ramadan di bawah tenda darurat menghadirkan keprihatinan mendalam. Ia menilai kondisi ini menjadi pengingat atas lambannya pemenuhan hak-hak korban bencana yang seharusnya dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.

“Situasi ini mengingatkan kita tentang ketidakmampuan negara dalam memenuhi hak-hak korban secara cepat dan terkoordinir. Warga harus berpuasa dalam kondisi serba terbatas di tenda pengungsian,” ujar Faisal.

Faisal Rizal Hasan yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur Aceh menegaskan bahwa kesulitan yang dialami warga di tenda pengungsian merupakan tanggung jawab negara. Ia meminta agar penanganan dilakukan secepatnya, terutama terkait penyediaan hunian sementara maupun hunian tetap bagi para korban.

Baca Juga:  Pasutri Lansia Petani Sayur Hidup di Gubuk Reyot di Kota Juang Bireuen.Gampong Lhok Awe Teungoh.

“Kami berharap percepatan pembangunan hunian sementara, hunian tetap hingga rehabilitasi rumah dapat segera direalisasikan. Setidaknya, para korban bisa sedikit merasa lega di bulan yang mulia ini,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi korban banjir Aceh.

“Sedih melihat warga berpuasa di tenda. Tolong negara hadir dan bantu mereka,” tutup Faisal Rizal Hasan.

Berita Terkait

Sinergi Bitung Wujudkan Sekolah Aman dan Penguatan Otonomi Daerah
SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?
SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT
Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit
Hardiknas 2026: Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru
Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?
Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:29

Sinergi Bitung Wujudkan Sekolah Aman dan Penguatan Otonomi Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:49

SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT

Senin, 4 Mei 2026 - 04:32

Hardiknas 2026: Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru

Senin, 4 Mei 2026 - 04:17

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:11

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:01

Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Berita Terbaru