Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHAN BATU | TribuneIndonesia.com Peristiwa kebakaran yang menewaskan dua orang, Samuel Alexsander Pandiangan dan James Purba, pada Minggu malam (21/12/2025) di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhan Batu, kini dalam penanganan Satreskrim Polres Labuhan Batu.

Dalam proses penyelidikan, penyidik Satreskrim Polres Labuhan Batu telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang tua kedua korban dan beberapa rekan kerja korban di Lapas Kelas III Labuhan Bilik.

Adapun saksi-saksi yang telah dimintai keterangan yakni Mariama Gustiani Sibarani, orang tua Samuel Alexsander Pandiangan, Juni Iskandar Purba, orang tua James Markus Purba, serta Samuel Syahputra Sinaga, Maulana Akbar Alhakim, Fadyisa Ragel Merdeka, Alfian Crishman Siahaan, dan Ahmad Taufik Anhar Nasution, yang seluruhnya merupakan pegawai Lapas Kelas III Labuhan Bilik.

Meski penyelidikan masih berjalan, pihak keluarga korban mengaku menemukan kejanggalan dalam hasil otopsi yang disampaikan penyidik. Keluarga menyebut, selain luka bakar, terdapat dugaan benturan pada bagian kaki korban Samuel Alexsander Pandiangan yang mengarah pada kemungkinan adanya unsur kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Hal tersebut memicu kecurigaan keluarga bahwa kematian kedua korban tidak semata-mata akibat kebakaran. Mereka mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan adanya tindak pidana lain di balik peristiwa tragis tersebut.

Baca Juga:  100 Hari Prabowo Gibran "Progres Program Tanam Padi PTPN Tumbuh Subur dan Potensi Tambah Pendapatan Petani Sawit"

Mariama Gustiani Sibarani, orang tua Samuel, berharap proses hukum dilakukan secara transparan dan menyeluruh. Ia meminta aparat penegak hukum mengungkap pelaku serta pihak yang diduga menjadi dalang di balik kematian anaknya dan satu korban lainnya.

“Kami berharap kepolisian, khususnya Polres Labuhan Batu, dapat mengungkap secara terang siapa pelaku dan siapa otak di balik kematian anak kami dan rekannya. Kematian ini terasa tidak wajar, seolah ada skenario yang disusun,” ujar Mariama dengan nada tegas.

Ia juga menyatakan, apabila penanganan kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan, pihak keluarga tidak segan membawa persoalan ini ke ruang publik yang lebih luas.

“Jika tidak ada kejelasan, kami akan memviralkan kasus ini ke seluruh dunia agar mendapat perhatian dari semua pihak, demi keadilan atas kematian anak-anak kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi dan hasil forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian kedua korban.

(TribuneIndonesia)

 

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Investasi Villa di Kuta Utara, Investor Australia Laporkan WNA Brazil ke Polres Badung
Kasat Reskrim menegaskan akan segera menetapkan para tersangka kasus dugaan pengeroyokan
Operasi Penuh Risiko, Tim URC Berhasil Ungkap Kasus Pengancaman Bersenjata di Sultan Daulat
Judi Togel Aseng Kayu Menggurita di 11 Desa, Polisi Didesak Bertindak Tegas
Polda Aceh Ajak Masyarakat Ramaikan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Hadiah dan Doorprize Ratusan Juta Menanti
Penganiayaan Gegerkan Pekan Lawe Desky, Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku
Diduga Ada Permainan dalam Eksekusi Tanah di Aceh Tengah, Samsurudin Soroti Putusan Pengadilan Negeri Takengon
A Shared Trust for Beloved Simeulue” Tanggung jawab yang diemban bersama untuk Simeulue yang kita cintai”
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:37

Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

HRD Serahkan Usulan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo Simeulue Kepada Menhub

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:10

HRD Ikut Rapat Banggar DPR RI, Soroti Rupiah yang Terus Melemah

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:55

Sinergi Kodaeral VIII dan BI Sulut: KRI Selar-879 Siap Sukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:09

​Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Kericuhan, Massa Dipukul Mundur dengan Gas Air Mata

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:08

Dari Promosi Menjadi Relasi, Aiyub dan Yunus Perkuat Citra Honda di Tengah Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01

​Hadiri Ibadah Syukur Dua Jemaat GMIM, Hengky Honandar Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:35

​Kurang dari 24 Jam, Polsek Aertembaga Ringkus Pelaku Penikaman di Winenet Satu

Berita Terbaru