​Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Kericuhan, Massa Dipukul Mundur dengan Gas Air Mata

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado | Tribuneindonesia.com – Unjuk rasa gabungan organisasi mahasiswa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) berakhir ricuh pada Rabu (17/06/26).

Aksi protes yang digelar di Jalan Raya Manado-Bitung, Kecamatan Mapanget, Kota Manado tersebut, diwarnai bentrokan fisik antara massa aksi dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

​Ketegangan mulai memuncak saat massa yang memadati kawasan depan gedung wakil rakyat tersebut nekat merobohkan pagar pembatas Kantor DPRD Sulut.

Ambruknya pagar besi itu jadi pemicu utama membuka jalan bagi para demonstran untuk merangsek masuk ke dalam area halaman kantor.

Situasi di lapangan dengan cepat memanas ketika massa yang berhasil menerobos berhadapan langsung dengan barikade aparat.

Baku hantam antar kedua belah pihak tidak dapat terhindarkan, membuat suasana unjuk rasa yang semula berjalan tertib berubah menjadi area konflik yang chaos, dilansir dari Tribunnews.com.

​Guna mengendalikan situasi yang kian tak terkendali, petugas keamanan terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata dan mengerahkan armada water cannon.

Gempuran air dan asap pekat tersebut berhasil memecah konsentrasi massa, hingga akhirnya mahasiswa dipukul mundur sejauh beberapa ratus meter ke arah depan SPBU Kairagi.

Baca Juga:  Surat Terbuka untuk Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya

Diketahui, demonstrasi tersebut diinisiasi oleh koalisi berbagai organisasi kemahasiswaan lintas bendera, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Sejak awal, massa bergerak bersama dengan tujuan utama menerobos masuk demi bisa beraudiensi langsung dengan para anggota dewan.

​Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh gelombang protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Para mahasiswa menilai program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kartu Dasawarsa Menuju Pintar (KDMP) cenderung memicu pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


​Sebagai simbol kekecewaan, para pendemo membawa berbagai atribut teatrikal, mulai dari keranda mayat dan bungkusan kain hitam menyerupai pocong yang ditempeli foto Presiden dan Wakil Presiden, hingga bendera hitam ala bajak laut One Piece bergambar tengkorak.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dilaporkan masih bersiaga penuh di sekitar lokasi guna mengantisipasi adanya pergerakan massa susulan. (talia)

Berita Terkait

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:30

GRPK Kawal Sejumlah Laporan, Progres Penanganan Dibahas Bersama Kasat Reskrim Polres Deli Serdang

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

Lepas Kepergian Sang Istri, Jurnalis Bitung Lukman Sampaikan Apresiasi untuk Semua Pihak

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 07:14

Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Berita Terbaru