​Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro, 6 Warga Meninggal Dunia, Puluhan Luka-Luka

- Editor

Senin, 5 Januari 2026 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro | TribuneIndonesia.com

Bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/26) dini hari.

Diketahui, intensitas hujan yang sangat tinggi selama kurang lebih lima jam tanpa henti memicu luapan material yang menyapu pemukiman warga dan fasilitas publik di wilayah Siau Timur.

​Pasalnya, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 02.45 WITA. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, bencana ini memakan korban jiwa dan luka-luka yang cukup signifikan.

Tercatat 6 orang dinyatakan meninggal dunia, yakni:

  • ​Juanita Erlina Bangsa (21)
  • ​El Kamanangan (4)
  • ​Rakmon Bangsa
  • ​Joan Bangsa (20)
  • ​Florensi Bawonte (72)
  • ​Santi Diamanis (34)

​Selain itu, petugas masih melakukan identifikasi terhadap 2 jenazah korban meninggal di wilayah Paseng.

Hingga saat ini, seorang bayi laki-laki berusia 2 bulan bernama Kananta Kairi Kansil dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian.

​Sementara itu, sebanyak 17 warga mengalami luka-luka dan tengah mendapatkan perawatan medis. hal tersebut ditulis oleh Crisman Wilhemus melalui akun sosmednya.

Korban luka terdiri dari berbagai usia, mulai dari balita hingga lansia, termasuk seorang anggota Bhayangkari yang dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

​Tak hanya itu, dampak kerugian materiil akibat banjir bandang tersebut terpantau sangat parah, terutama pada fasilitas kepolisian.

Baca Juga:  Jumat Berkah, Satlantas Polres Bireuen Berbagi Nasi Kotak kepada Pengguna Jalan dan Masyarakat

Mako Polres Kepulauan Sitaro dilaporkan tertimbun material batu, tanah, dan kayu hingga menutupi setengah bangunan.

Catatan Kerugian di Mako Polres:

  • ​50% gedung utama dan fasilitas penunjang rusak berat akibat tertimbun material.
  • ​Kendaraan operasional dan pribadi milik personil piket tertimbun longsoran.
  • ​Beberapa personil piket mengalami luka ringan saat mencoba menyelamatkan diri.

​Selain itu, kerusakan hebat juga terjadi di beberapa titik kelurahan, di antaranya:

  1. Kelurahan Bahu: Material banjir menghantam rumah warga, di mana 5 unit rumah dilaporkan hanyut/hilang terbawa arus.
  2. Kelurahan Paseng: Akses jalan tertutup total oleh material batu dan tanah, serta sebagian rumah warga mengalami kerusakan fisik.
  3. Wilayah Terdampak Lainnya: Kelurahan Paniki, Kampung Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, dan Kelurahan Ulu juga melaporkan dampak kerusakan serupa.

​Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta pembersihan material banjir.

Fokus utama petugas saat ini adalah pencarian satu korban hilang dan pendataan menyeluruh terhadap pengungsi di wilayah Siau Timur. (Talia)

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru