Gubernur Aceh,H.Muzakir Manaf, secara resmi melepas bantuan Logistik Bencana untuk 10 Kabupaten

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh / Tribuneindonesia.com  Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, secara resmi melepas bantuan persediaan logistik penanggulangan bencana untuk sepuluh (10) kabupaten/kota di Aceh. Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh pada Selasa, 18 November 2025 pukul 10.00 WIB, yang didistribusikan menggunakan truck tagana.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap kejadian bencana di seluruh wilayah Aceh. Penyaluran bantuan ini sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan pemerintah menghadapi potensi bencana pada akhir tahun.

“Kita tidak boleh lengah. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk selalu hadir dengan respons cepat, terutama ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat. Bantuan ini adalah bagian dari kesiapan kita memastikan setiap kabupaten memiliki stok logistik yang cukup, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan tanpa menunggu,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk perangkat desa dan lembaga kemanusiaan, diminta memperkuat koordinasi agar penanganan bencana berjalan efektif.

“Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan logistik yang memadai dan koordinasi yang baik, kita bisa mengurangi risiko dan dampak bencana bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan logistik ini merupakan langkah preventif untuk memastikan setiap daerah memiliki cadangan yang cukup ketika terjadi situasi darurat.

“Bantuan ini kita harapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Kita ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjaga selama bencana dengan pendistribusian bantuan yang cepat serta tepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Chaidir menambahkan bahwa penyaluran logistik ini sekaligus menjadi bagian dari antisipasi menghadapi cuaca ekstrem akhir tahun yang berpotensi meningkatkan risiko bencana.
“Ini juga bentuk antisipasi cuaca ekstrem. Kita memastikan stok di gudang kabupaten tetap tersedia dan siap digunakan kapan saja,” tegasnya.

Tahap awal penyaluran dilakukan ke Kabupaten Pidie dan Bireuen pada Rabu, 19 November 2025. Kedua daerah tersebut termasuk wilayah dengan potensi bencana cukup tinggi sehingga membutuhkan kesiapan lebih awal. Pengiriman logistik akan dipantau langsung oleh tim Dinas Sosial Aceh.

Distribusi berikutnya dijadwalkan ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah pada Kamis, 20 November 2025. Dua kabupaten dataran tinggi ini kerap menghadapi ancaman longsor dan banjir bandang pada musim penghujan, sehingga ketersediaan logistik menjadi bagian penting dari mitigasi risiko.

Sementara itu, 6 Kabupaten lainnya yakni, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Aceh Tenggara dan Kabupaten Aceh Singkil, masih menunggu arahan lanjutan untuk penjadwalan distribusi,.

Chaidir menegaskan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan diawasi langsung pemerintah.

“Semoga bantuan ini memperkuat ketahanan daerah dan memberi rasa aman bagi warga,” tutupnya.

Berita Terkait

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:02

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:57

Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:41

Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:55

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:02

HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:56

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16

Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:13

Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif

Berita Terbaru