BNCT Luncurkan Program “Tumbuh Bersama”, Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat dan Lingkungan Belawan

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN | TribuneIndonesia.com —
Belawan New Container Terminal (BNCT) resmi meluncurkan “Tumbuh Bersama”, sebuah inisiatif sosial-lingkungan berkelanjutan yang bertujuan memperkuat ketahanan komunitas sekaligus menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan di kawasan Belawan.

Peluncuran program yang berlangsung di Terminal BNCT, kamis (23/10/2025), dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama para eksekutif kunci dari DP World, DP World Foundation, dan Pelindo. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta peresmian simbolis restorasi mangrove di kawasan pesisir Hamparan Perak.

Kolaborasi Strategis untuk Masa Depan Berkelanjutan

Program “Tumbuh Bersama” merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNCT, Pemerintah Kota Medan, DP World, DP World Foundation, dan Pelindo. Inisiatif ini menjadi bukti nyata sinergi sektor publik dan swasta dalam membangun kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Presiden Direktur BNCT, Suffian Manaf, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan Belawan bukan hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai wilayah yang tumbuh sejahtera bersama masyarakatnya.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen kami bersama para mitra strategis untuk memberikan dukungan sosial dan ekonomi kepada masyarakat sekitar — tempat banyak karyawan kami berasal. Keberhasilan bisnis BNCT tidak terlepas dari kesejahteraan komunitas di sekeliling kami. Karena itu, kami ingin tumbuh bersama, menciptakan dampak positif yang nyata,” ujar Suffian.

CEO & Managing Director DP World Asia Pacific, Glen Hilton, menambahkan bahwa “Tumbuh Bersama” lahir dari aspirasi masyarakat lokal dan dirancang untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.

Program ini melampaui aspek logistik. Kami ingin mendukung ketahanan lingkungan dan menciptakan peluang bagi generasi masa depan. Indonesia adalah mitra penting bagi DP World, dan kami ingin memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan bagi semua,” tutur Hilton.

Hasil Kajian Kebutuhan Masyarakat

Sebelum diluncurkan, DP World bersama mitra lokal melakukan Community Needs Assessment pada Juli 2025. Kajian ini mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat di sekitar Pelabuhan Belawan, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, pelaksanaan program “Tumbuh Bersama” akan dilakukan dalam dua tahap besar:

Tahap Pertama (2025–2026):

Restorasi Mangrove: Rehabilitasi ekosistem pesisir seluas 22 hektare di kawasan Hamparan Perak. Program ini diharapkan meningkatkan keanekaragaman hayati, melindungi garis pantai dari abrasi dan banjir, serta mendukung penyimpanan karbon biru.

Baca Juga:  BO Medan Gatot Subroto Bagi Bagi Takjil Di Bulan Ramadhan

Pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP): Pelindo menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah baru di kawasan Pelabuhan Belawan, guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak nelayan dan masyarakat sekitar.

Tahap Kedua (Mulai 2027):

Fasilitas Kesehatan: Pembangunan pusat layanan kesehatan dan penyediaan ambulans bagi masyarakat pesisir agar mendapat layanan medis cepat dan memadai.

Peningkatan Kesejahteraan Nelayan: Pelatihan serta penyediaan peralatan modern untuk nelayan skala kecil, pembangunan dermaga baru, dan penyediaan reefer box bertenaga surya guna menjaga kualitas hasil tangkapan.

Pelindo: Pendidikan dan Lingkungan Harus Berjalan Seiring

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menyambut baik langkah BNCT dan mitra lainnya dalam mengintegrasikan pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan.

Kami bangga dapat berkontribusi dalam inisiatif penting ini. Melalui kerja sama dengan BNCT dan Kementerian Pendidikan, kami akan membangun sekolah yang memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Belawan. Mereka kelak akan menjadi generasi yang mengangkat martabat daerahnya,” ujarnya.

Arif menegaskan, Belawan bukan hanya pelabuhan utama dalam rantai perdagangan nasional, tetapi juga rumah bagi ribuan keluarga yang layak mendapatkan lingkungan hidup yang bersih, aman, dan layak.

Ini adalah wujud nyata bagaimana kami terus memperkuat peran Belawan sebagai pelabuhan perdagangan utama, sekaligus menjadikannya tempat yang lebih baik untuk ditinggali dan bekerja,” imbuhnya.

Langkah Nyata Membangun Belawan yang Tangguh

Melalui inisiatif “Tumbuh Bersama”, BNCT bersama mitra strategis berkomitmen menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi. Program ini diharapkan menjadi model pembangunan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah pelabuhan lain di Indonesia.

Langkah konkret seperti penanaman mangrove, penyediaan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan nelayan lokal menjadi bukti nyata bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan.

Dengan semangat kolaboratif dan visi jangka panjang, “Tumbuh Bersama” bukan sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga bentuk nyata cinta dan kepedulian terhadap masyarakat serta alam Belawan — tempat tumbuhnya harapan dan kehidupan bagi banyak orang.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Mulai 28 Agustus 2026, Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan melalui Pintu Tol Bypass
PTPN IV PalmCo Regional VI memulai langkah nyata!  248 pohon ditanam, 2.000 bibit ikan ditebar, 310 burung dilepas di Desa Alue Gading. 
Hutama Karya Buka Peluang UMKM Saree Berusaha di Rest Area Tol Sibanceh
Setelah Dioperasikan Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan akan diberlakukan tarif
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan
PSR Bukan Program Bagi-Bagi Lahan dan Tanpa Aturan. Petani Wajib Ikuti Mekanisme dan Regulasi Pemerintah
Lakukan Pemeliharaan Oprit Jembatan Batang Serangan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:47

Pemerintah Kab. Minahasa Utara Tampilkan Potensi Unggulan Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:17

SMPN 2 Bireuen Gebrak Pendidikan, Boarding School Jadi Generasi Qurani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:56

Peradi Profesional DKI Jakarta Dilantik Di JW Marriot, Tekanan Peran Advokat Di Tengah Tantangan Hukum Kota Global 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:45

STOP VANDALISME! BIJAK BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL, BUKAN MERUSAK FASILITAS UMUM

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:31

Perkuat Kesadaran Hukum, Kasi Intel Kejari Bitung Beberkan Pilar Pemilu Demokratis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:27

Aneka kegiatan yang digelar oleh DPC Demokrat Bireuen dan Gelar Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:03

Tuntutan Para Nasabah Wanaartha Life Kepada OJK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:48

Gandeng Kemenkum Sulut dan BNN, Ical Mawuntu Dorong Perlindungan Hukum Nelayan Hingga Pelosok Bitung

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Salak Deli dan Jalan Panjang Memangkas Pungli

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:14

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pagar Besi di Bantaran Sungai Ular

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:22