Terlalu! Paman di Makassar Diduga Cabuli Tiga Keponakannya dan Ibu Korban, Kasusnya Kini Ditangani Polrestabes Makassar

- Editor

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Makassar | TribuneIndonesia.Com-Kasus pelecehan seksual mengguncang warga Makassar. Seorang pria berinisial R dilaporkan ke Mako Polrestabes Makassar atas dugaan pencabulan terhadap tiga keponakannya, bahkan disebut turut melecehkan ibu kandung para korban. Aksi bejat itu diduga telah berlangsung bertahun-tahun, sejak salah satu korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga kini berusia 18 tahun. Peristiwa ini mencuat ke publik pada Selasa (14/10/2025).

Korban berinisial D, seorang remaja perempuan, dengan suara bergetar menceritakan kepada BaraMakassar bahwa pelaku adalah pamannya sendiri, yang sudah berkali-kali melakukan tindakan cabul sejak ia masih kecil.

“Jadi itu om ku sendiriji lakukanki, dan sudah berulang kalimi waktu masih SD ka kelas 2,” ujarnya lirih, menahan tangis.

D mengaku, sang paman selalu melancarkan aksinya ketika ayahnya sedang berada jauh dari rumah. Tak hanya dirinya, dua adiknya yang masih di bawah umur juga disebut menjadi korban.

“Jadi saya bersaudara ada empat, kedua adikku juga jadi korbannya,” sambungnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga:  Mawar Kecil Jadi Korban Kebiadaban di Batang Kuis

Selama bertahun-tahun, korban hanya bisa diam karena ketakutan. Ia takut dimarahi dan tak mendapat dukungan dari keluarga. Bahkan, tantenya yang mengetahui kejadian itu pun disebut tak berani berbuat apa pun.

“Takutka dimarahi. Bahkan tanteku na tauji, tanteku juga takutki kodong,” ungkapnya dengan nada sedih.

Lebih mengejutkan lagi, korban juga menuturkan bahwa ibu kandungnya pernah mengalami hal yang sama dari pelaku.

“Jadi bukan cuma saya dan kedua adikku, tapi ibuku juga pernah jadi korban,” katanya dengan suara bergetar.

Setelah bertahun-tahun menahan trauma, D akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan perbuatan pamannya itu ke polisi, tanpa sepengetahuan siapa pun, termasuk orang tuanya yang kini berada jauh di Morowali.

“Jadi saya laporkan ini karena saya sudah muak, selalu termenung, ditambah orang tuaku berada jauh di Morowali,” tutupnya dengan nada tegas.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Kadis Kesehatan Agara Serahkan Data Sengketa Informasi Publik
Bau Busuk Anggaran Kesehatan Aceh Tenggara? Saidul LKGSAI Tantang Audit Total Puluhan Miliar!
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa
Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari
Ayah tiri di duga cabuli  dan perkosa sejak di bangku Sekolah Dasar
Rayap Besi Spesialis Steling Aluminium Diciduk Polisi
Teror Lempar Batu di Jalan Tendean, Satu Pelaku Diamankan Polisi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:52

Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:44

Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:49

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:47

MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:22

Pemilihan Datok Penghulu di Manyak Payed Digelar 14–15 Februari 2026, Warga Diimbau Fokus pada Kapasitas Calon

Berita Terbaru