Jeritan Penggali Kubur Gaji Kecil, Pembayaran Tersendat, Janji Pemkab Tinggal Harapan

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I TribuneIndonesia.com-Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok dan beban hidup yang makin berat, para penggali kubur di Kabupaten Deli Serdang hanya bisa menggigit bibir menanti gaji yang tak kunjung turun. Satu di antaranya, Abdul Hadi,40 Thn Masyarakat  Deli Serdang menyampaikan keluhan yang mewakili suara para penggali kubur lain di wilayahnya.Rabu 30 Juli 2025

“Kami ini menggali kubur, pekerjaan yang orang lain enggan lakukan. Tapi gaji kami hanya Rp150.000 per bulan dan itupun dibayarkan tiga bulan sekali. Sekarang sudah satu bulan belum juga keluar. Biasanya tak pernah telat begini.”

Keluhan tersebut bukan hanya tentang besaran gaji, melainkan tentang keterlambatan pencairan dan ketidakjelasan informasi dari pihak-pihak terkait. Abdul Hadi menyebut, ia sudah mencoba mengonfirmasi ke pihak desa dan kecamatan.

“Jawaban mereka sama, katanya belum ada dana yang turun dari Pemkab. Kecamatan dan desa hanya menyalurkan, sumber dananya dari kabupaten.”

Para penggali kubur ini merasa terpinggirkan dan kurang dihargai. Padahal mereka mengemban tugas yang mulia, namun kerap dilupakan. Dalam kondisi tertentu, mereka bahkan tak selalu bisa bekerja, karena pekerjaan mereka bergantung pada kejadian kematian di kampung masing-masing.

Baca Juga:  Ribuan Warga Padati Alun-Alun Deli Serdang, Gubernur Sumut dan Bupati Gelar Salat Idul Adha 1446 H Bersama

“Kalau tidak ada yang meninggal, kami tidak bekerja. Artinya penghasilan kami pun ikut macet. Jadi saat gaji dari Pemkab juga tertahan, kami sangat menderita.”

Abdul Hadi juga mengingat satu janji yang pernah terlontar dari seorang pejabat penting.

“Dulu, ketika Pak Haji masih menjabat Bupati, kami pernah dengar beliau janji akan menaikkan gaji penggali kubur. Tapi sekarang bukan naik, malah makin sulit. Janji itu tak terlihat realisasinya.”

Para penggali kubur berharap agar Dinas terkait (DIC) di lingkungan Pemkab Deli Serdang segera menindaklanjuti keluhan ini. Gaji kecil yang mereka terima menjadi tumpuan satu-satunya bagi keberlangsungan hidup, apalagi dengan keterbatasan pilihan pekerjaan lain.

“Kami bukan minta kaya, hanya berharap hak kami diberikan tepat waktu. Kami tak bisa hidup dari janji.”

Kisah Abdul Hadi dan rekan-rekannya seolah menampar realitas pelayanan publik yang masih timpang. Di tengah sorotan pembangunan infrastruktur megah dan birokrasi yang kerap membanggakan digitalisasi anggaran, penggali kubur yang menggali harapan justru terjebak dalam ketidakpastian.

Harapan mereka kini sederhana agar gaji mereka yang kecil itu segera dibayarkan dan nasib para penggali kubur tidak terus-menerus diabaikan.

Ilham TribuneIndonesia.com

 

Berita Terkait

MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Berita ini 31 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 23:45

Waspada Modus “Pinjam Bentar” Gawai, Akun dan Saldo Bisa Raib dalam Hitungan Detik

Senin, 16 Februari 2026 - 10:43

Lapak Disapu, Ruko Disegel

Senin, 16 Februari 2026 - 07:51

SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan

Senin, 16 Februari 2026 - 06:18

BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Senin, 16 Februari 2026 - 02:55

Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah

Berita Terbaru

Organisasi

Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:11

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x