Kemenag Pidie Tekankan Kurikulum Berbasis Cinta: Guru Harus Tanamkan Nilai Kasih Sayang dan Akhlak Mulia

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie|Tribuneindonesia.com

Sigli– Sebanyak 53 Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Kabupaten Pidie mengikuti Rapat Koordinasi di awal semester yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Pidie Plt Drs. Saifuddin, dengan mengusung misi besar membumikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), yang merupakan turunan dari Kurikulum Merdeka.

Dalam arahannya, Plt Drs.Saifuddin menekankan pentingnya membina karakter guru, pengelolaan dana BOS secara akuntabel, dan yang paling utama adalah penguatan nilai-nilai cinta dan kasih sayang dalam proses belajar mengajar.

“Guru adalah ujung tombak peradaban. Untuk itu, kita perlu mengedepankan akhlak mulia, sikap santun, serta pendekatan psikologis dan komunikatif terhadap peserta didik. Anak-anak harus dimuliakan, bukan ditekan atau dihardik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan besar dunia pendidikan saat ini adalah fenomena dekadensi moral di kalangan pelajar. Karena itu, penting bagi para guru untuk menanamkan rasa cinta, kasih sayang, dan penghargaan terhadap peserta didik agar tercipta generasi yang berakhlak dan berkarakter mulia.

Guru juga didorong untuk lebih kreatif dalam metode pengajaran, meninggalkan pola lama yang menekankan pada hukuman, dan beralih pada pendekatan yang lebih humanis, menyenangkan, dan membangun karakter.

“Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan hanya soal materi pelajaran, tetapi bagaimana menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang penuh kehangatan dan nilai,” tambahnya.

Baca Juga:  LKPJ 2024: Gubernur YSK Apresiasi Program-Program Pemimpin Sebelumnya

Rapat koordinasi ini juga menjadi cerminan dari kepemimpinan Bapak Drs.Saifuddin yang dikenal tegas, disiplin, dan konsisten dalam membina serta mengarahkan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Pidie. Di bawah bimbingan beliau, berbagai program pembinaan pendidikan semakin terarah, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral.

Komitmen dan integritas beliau telah menjadi teladan bagi jajaran madrasah, menjadikan Kemenag Pidie sebagai institusi yang tidak hanya aktif dalam urusan administratif, tetapi juga kuat dalam visi pendidikan berlandaskan cinta, akhlak, dan kebangsaan.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan konsistensi program Pembelajaran dan Bimbingan Madrasah (PBM), para kepala MIN juga menyampaikan aspirasi agar pengawasan dari Kemenag Pidie dapat lebih aktif dan merata. Mereka mengusulkan agar jumlah pengawas ditambah dan intensitas kunjungan ke sekolah-sekolah diperkuat guna memastikan implementasi program berjalan maksimal.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat sinergi antara Kemenag Pidie dan seluruh Madrasah Ibtidaiyah Negeri di daerah Pidie, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga lembut dalam akhlak dan perilaku.

Kementerian Agama Kabupaten Pidie terus berkomitmen menjadikan lembaga pendidikan di bawah naungannya sebagai pionir dalam membangun generasi yang unggul dalam ilmu dan luhur dalam budi pekerti.

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Bupati Deli Serdang Bongkar Realita Pendidikan dan Tancap Gas Reformasi Menyeluruh
TPI Paluh Manan Belum Diresmikan, Bupati Deli Serdang Pastikan Fasilitas Lengkap Dari Cold Storage hingga Bantuan Rumah Layak Huni
UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam
PWKI Deli Serdang Hadirkan Edukasi Strategis di Desa Sumberjo
Wabup Deli Serdang Hadiri Penutupan Satgas Pemulihan Bencana Aceh, Tegaskan Komitmen Bangkit Bersama
Dari Rumah Reyot ke Harapan Baru Sentuhan hati Bupati Deli Serdang di Hamparan Perak
Deli Serdang Perkuat Perang Melawan Narkoba, Sinergi dengan BNN Didorong hingga Desa
Dari Tanah Sengketa hingga Irigasi Kritis, Bupati Deli Serdang “Ketuk Pintu” Pusat di Reses NasDem
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:22

Kuasa Hukum Kardi Amin*Tolak Persidangan Online, Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor

Selasa, 28 April 2026 - 07:08

Perkara PMH di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Berlanjut, Ketidakhadiran Sejumlah Pihak Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 06:15

Kanwil Kemenkum Bali Gelar Apel Pagi, Kadiv Yankum Tekankan Optimalisasi Kinerja dan Administrasi

Minggu, 19 April 2026 - 04:26

Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe

Minggu, 19 April 2026 - 03:48

Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan

Minggu, 19 April 2026 - 02:51

SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)

Minggu, 19 April 2026 - 02:23

Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar

Rabu, 15 April 2026 - 23:32

Perkuat Sinergi, Dirut Tirta Sanjiwani Lakuka Penandatanganan MOU Dengan Kejari Gianyar

Berita Terbaru

Internasional dan Nasional

Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

Senin, 4 Mei 2026 - 04:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x