Ribuan Driver Ojol Geruduk Kantor Gubernur Sumut di Hari Kebangkitan Nasional, Tuntut Regulasi Perlindungan

- Editor

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan |Tribuneindonesia.com

Ribuan massa pengemudi ojek online (Ojol) dari berbagai komunitas memadati kawasan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (20/5/2025) pagi. Aksi unjuk rasa ini menjadi sorotan karena bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional, serta sempat melumpuhkan lalu lintas di Jalan Diponegoro, Medan.

Aksi dimulai pukul 10.30 WIB dan berlangsung tertib, namun penuh semangat perjuangan. Para pengemudi menyuarakan keresahan mereka terhadap ketidakadilan sistem yang dinilai tidak berpihak pada nasib driver sebagai mitra aplikator.

“Kami hadir di momentum Hari Kebangkitan Nasional, karena kami juga ingin bangkit dari keterpurukan. Aspirasi kami bukan sekadar keluhan, tapi jeritan dari lapangan,” seru Agam Zubir, orator utama dalam aksi tersebut.

Dalam orasinya, massa mendesak Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gubernur Sumatera Utara untuk segera menerbitkan regulasi khusus yang dapat melindungi hak-hak pengemudi ojol, termasuk soal skema kemitraan dan sistem insentif.

Baca Juga:  Estafet Komando KRI Kakap-811: Langkah Baru Menuju Profesionalisme Prajurit

“Kami butuh kehadiran negara. Kami bukan buruh murah digital. Regulasi harus jelas dan berpihak pada keadilan,” tegas Zubir.

Ia juga menuntut agar pihak aplikator menghentikan program-program instan dan promosi yang dinilai merugikan driver karena menurunkan tarif dan pendapatan mereka secara signifikan.

“Penghasilan kami makin tak layak. Program promo dan order instan lebih banyak menyengsarakan daripada menyejahterakan,” ungkapnya.

Meski berjalan damai, aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa ribuan pengemudi ojol kini mendesak adanya transformasi kebijakan digital transportasi yang berpihak pada keadilan sosial.

(lham)

Berita Terkait

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 08:07

Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Selasa, 29 September 2026 - 04:42

APBK-P Aceh Tengah 2026 Naik Rp121 Miliar, Aktivis Gayo Pertanyakan Arah Kebijakan Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x