Wadan Satgas TMMD Tinjau Langsung Pengerjaan Rumah RLTH.

- Editor

Rabu, 26 Februari 2025 - 04:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen,Tribuneindonesia.com – Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-123 Mayor Inf Rudiyanto turun langsung meninjau perkembangan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) yang menjadi salah satu sasaran utama dalam program TMMD di wilayah Kabupaten Bireuen. Rabu (26/02/2025).

Dalam kunjungannya, Wadan Satgas memastikan bahwa proses pengerjaan rumah berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pengecekan ini mencakup kualitas bahan bangunan, progres pekerjaan, serta kendala yang dihadapi di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Semua personel Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja keras agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu,” ujar Wadan Satgas.

Baca Juga:  Aksi Damai Wartawan dan LSM Minta SP3 untuk Rekan yang Ditahan Polsek Beringin Polresta Deli Serdang

Selain memeriksa fisik bangunan, Wadan Satgas juga berdialog dengan anggota Satgas TMMD dan warga yang turut berpartisipasi dalam proses pembangunan. Antusiasme masyarakat yang ikut bergotong royong menjadi bukti nyata betapa besar manfaat program TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat kebersamaan.

Dengan adanya pengawasan langsung dari pimpinan Satgas, diharapkan pembangunan RLTH ini bisa berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Pembangunan rumah layak huni ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mewujudkan lingkungan yang lebih sejahtera.

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:54

Batang Kuis Prioritaskan Penanganan Banjir, 55 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:12

Data Anggaran Kesehatan Ditutup, Publik dan APH Didorong Awasi Kadiskes Aceh Tenggara

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:24

Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:30

Isra Mi’raj Jadi Momentum Pemko Medan Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Agama

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:48

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42

Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:01

Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x