HRD dan Tim PKB Akan Fasilitasi Keluarga PMI Korban Penembakan Terbang ke Malaysia

- Editor

Jumat, 7 Februari 2025 - 02:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia.com

Anggota DPR RI asal Aceh H Ruslan Daud (HRD), akan memfasilitasi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penembakan untuk terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia. Hal itu dikatakan HRD kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

“Atas perintah dan arahan dari Ketua Umum (Ketum) DPP PKB , Gus Muhaimin Iskandar, alhamdulillah kami tim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Aceh sudah menemui keluarga korban penembakan di Aceh dan sudah kita bantu membuat Paspor mereka guna persiapan terbang ke Kuala Lumpur untuk menemui suaminya atau keluarganya yang menjadi korban penembakan di Malaysia,” kata HRD.

Anggota Fraksi PKB DPR RI Dapil Aceh 2 ini, juga diminta oleh Ketum untuk terus memantau perkembangan kondisi para PMI korban penembakan yang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Malaysia.

“Ada korban penembakan yang belum diperbolehkan dijenguk oleh keluarganya di rumah sakit di Malaysia, kami diminta oleh Gus Ketum untuk terus memantau dan mencari solusinya agar segera bisa dijenguk oleh keluarganya, salah satunya korban penembakan asal Aceh yang belum diperbolehkan dijenguk keluarganya,” sebut H Ruslan Daud.

Baca Juga:  SMPN 3 Tanjung Morawa Salurkan Dana BOS Tahap I dan II, Susanti: Alhamdulillah Tepat Sasaran untuk Keperluan Sekolah Anak-Anak Didik

Politisi terbaik PKB asal Aceh yang lama menetap di Negeri Jiran Malaysia itu menerangkan, jika korban penembakan itu sudah bisa dijenguk oleh keluarganya, dirinya langsung membawa keluarga mereka terbang ke Kuala Lumpur untuk menjenguknya.

“Mudah-mudahan kita harapkan dalam waktu dekat ini, PMI korban penembakan itu segera bisa dijenguk oleh keluarganya,” harap HRD.

Salah seorang PMI korban penembakan asal Aceh yang sedang dirawat di Malaysia bernama Muhammad Hanafiah. Sementara istrinya yang akan diterbangkan ke Malaysia bernama Mawadah, warga Desa Alue Puteh, Kecamatan Peureulak Aceh Timur. (*)

Berita Terkait

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x