Opini “Wartawan Proposal”: Luka di Wajah Jurnalisme Kota Langsa

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Salah satu isi proposal yang 
beredar oleh salah satu oknum mengaku Jurnalis kota Langsa

Caption : Salah satu isi proposal yang beredar oleh salah satu oknum mengaku Jurnalis kota Langsa

Oleh : Chaidir Toweren ( Ketua Persatuan Wartawan kota Langsa (Perwal)

TribuneIndonesia.com

Pagi itu, salah seorang jurnalis kota Langsa mengirimkan foto sebuah lembaran proposal mengatasnamakan sebuah organisasi pers dikota Langsa di pesan whatsapp, dan dalam sepekan ini itu bukan laporan yang pertama tetapi untuk yang kesekiankalinya. Aneh laporan disertai keterangan yang menjelaskan bahwa ada seorang pria berpenampilan rapi datang membawa map lusuh berisi selembar kertas. “Kami dari organisasi pers,” ujarnya penuh percaya diri, sambil meletakkan surat di meja. Surat itu bukan berita penting, bukan undangan peliputan, melainkan proposal permohonan bantuan. Satu lembar saja, tanpa kata pengantar, tanpa susunan panitia, tanpa rincian biaya. Isinya? Janji kegiatan pelatihan dan pelantikan yang entah kapan akan terjadi, entah siapa yang akan melaksanakannya.

Sejak Juli hingga Agustus, pemandangan seperti ini mulai sering terdengar, bahkan menjadi bahan bisik-bisik di kalangan instansi, swasta, dan para pengusaha. Fenomena “wartawan proposal” pun lahir, oknum yang mengaku jurnalis namun lebih rajin mengetuk pintu demi amplop daripada mencari berita.

Ironisnya, proposal itu dibungkus dengan kop surat salah satu organisasi pers, seolah stempel nama besar bisa menjadi tiket emas untuk memperoleh dana. Bedanya dengan proposal resmi? Jauh. Sangat jauh.

Baca Juga:  Walikota Langsa Kukuhkan Pengurus Mesjid Agung Darul Falah Kota Langsa Masa Bakti 2025-2030

Fenomena ini bukan sekadar lucu-lucuan atau kenakalan kecil. Ini adalah noda yang menetes di wajah profesi yang seharusnya dijunjung tinggi. Jurnalis sejati berdiri di garis depan membela kebenaran, bukan berkeliling menawarkan selembar kertas kosong bernilai rupiah.

Kepada para kepala dinas, camat, keuchik, dan pengusaha: tolak dengan tegas praktik ini. Menyetujui permintaan seperti itu sama saja menandatangani sertifikat kehancuran marwah jurnalisme. Wartawan sejati tak butuh proposal recehan untuk membuktikan dirinya, pena, kamera, dan integritas adalah modal mereka.

Kita mungkin tahu siapa pelakunya, tapi memang bukan wewenang kita menindak secara hukum. Namun kita punya kewajiban moral: menutup pintu bagi oknum yang memperjualbelikan profesi. Jika dibiarkan, publik akan sulit membedakan mana yang melapor fakta dan mana yang melobi demi bantuan.

Wajah jurnalisme Kota Langsa kini diuji. Pilihannya jelas: tetap tegak menjaga martabat atau rebah di kaki oknum yang menjadikannya sekadar kedok mencari uang.

Jurnalis bukan pengemis proposal. Kita menulis untuk membangun, bukan menjual untuk merendahkan. (#)

Berita Terkait

Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD
Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik
PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana
TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja
Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani
Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul
Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan
Berita ini 134 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07

PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI

Berita Terbaru

Sosial

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x