Warga Langsa Pertanyakan Sasaran Bantuan Daging Meugang: Untuk Korban Bencana atau Khusus Duafa dan Janda Miskin?

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Tribune.Indonesia.com — Penyaluran bantuan daging untuk tradisi meugang di Kota Langsa menuai tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan kejelasan sasaran penerima bantuan tersebut, apakah diperuntukkan bagi warga terdampak bencana banjir atau dikhususkan hanya untuk kalangan duafa dan janda miskin.

Program bantuan daging meugang ini diketahui digulirkan pemerintah di tengah kondisi Aceh secara umum dan Kota Langsa secara khusus yang sedang dilanda bencana. Karena itu, sebagian warga berasumsi bantuan tersebut semestinya memprioritaskan masyarakat korban bencana yang terdampak langsung secara ekonomi.

Informasi yang berkembang di sejumlah media dan sumber masyarakat menyebutkan, bantuan daging meugang itu bersumber dari pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Langsa dengan total anggaran mencapai Rp1.029.500.000. Rinciannya, sebesar Rp600.000.000 berasal dari bantuan Presiden Republik Indonesia dan Rp429.500.000 dari Pemko Langsa.

Dana tersebut digunakan untuk pengadaan 71 ekor lembu dengan harga Rp14.500.000 per ekor. Seluruh hewan kemudian disalurkan ke desa-desa di wilayah Kota Langsa untuk dibagikan kepada masyarakat sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  GRPK Soroti Hasil IKL Dua SPPG di Deli Serdang, Temuan Sanitasi Diminta Segera Ditindaklanjuti

Namun di lapangan muncul kebingungan terkait kategori penerima. Berdasarkan informasi yang beredar, penerima bantuan daging meugang dipersyaratkan bukan perangkat desa, bukan ASN, bukan TNI–Polri, serta bukan masyarakat berpenghasilan tetap.

Persyaratan itu memunculkan pertanyaan publik. Warga menilai kriteria tersebut memang mengarah pada kelompok kurang mampu, namun di sisi lain terdapat korban bencana banjir yang justru tidak menerima bagian bantuan daging meugang.

“Kalau bantuan meugang ini dikeluarkan karena kondisi bencana, seharusnya korban banjir juga menjadi prioritas. Faktanya ada yang terdampak justru tidak kebagian,” ujar seorang warga kepada media.

Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan resmi mengenai tujuan program, sumber anggaran, mekanisme pendataan, serta penetapan sasaran penerima agar tidak menimbulkan simpang siur informasi dan kecemburuan sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai skema final penyaluran bantuan daging meugang tersebut. Warga meminta transparansi agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana.. (Chai)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru
JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN
Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51

Kepling Pantai Burung di Balik Pod Getar

Selasa, 1 September 2026 - 21:08

Coba Kelabuhi Petugas Lewat Alas Kaki, Pengunjung Lapas Bitung Ditangkap Bersama Barang Bukti

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:43

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Tiga Tersangka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:54

Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:54

Gudang Narkoba di Pekanbaru Dibongkar, Polisi Sita 4 Kg Sabu dan Buru Pengendali Jaringan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:24

Sinergi Makin Solid, Kajari Subulussalam Andie Saputra SH Ajak Jajaran Kejaksaan dan PN Singkil Perkuat Kebersamaan Lewat Tennis Persahabatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:03

Tak Lupakan Jasa Senior, Polres Subulussalam Gelar Anjangsana Penuh Haru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20