Lapas Labuhan Ruku Gelar Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar panen raya jagung di lahan pertanian Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus implementasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian.

Panen raya tersebut menjadi bukti pemanfaatan lahan pertanian yang dikelola Lapas Labuhan Ruku secara produktif dan berkelanjutan. Dari total lahan seluas sekitar 10 hektare di kawasan Air Joman, lebih dari 5,5 hektare dimanfaatkan untuk budidaya jagung yang berhasil menghasilkan panen melimpah.

Kegiatan panen raya dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum yang mewakili Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, serta jajaran Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Lapas Labuhan Ruku dalam mengelola lahan pertanian sehingga mampu menghasilkan panen yang optimal. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan.

“Program seperti ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat. Semoga kegiatan produktif seperti ini terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi instansi lainnya,” ujar Rianto.

Sementara itu, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan bagian dari implementasi pembinaan kemandirian yang sejalan dengan arah kebijakan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Bupati Deli Serdang dr H. Asri Ludin TambunanTinjau Tempat Pelelangan Ikan TPI Bagan Percut

Menurutnya, keberhasilan panen raya tersebut menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya produktif apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang tepat.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya yang produktif apabila diberikan pembinaan dan kesempatan yang tepat. Kami berharap program pertanian yang dijalankan Lapas Labuhan Ruku dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan yang diberikan, khususnya dalam penyediaan lahan pertanian di kawasan Air Joman. Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak pemasyarakatan dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan produktif tersebut.

Selain mendukung ketahanan pangan, program pertanian ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan kerja dan mempersiapkan diri menghadapi proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana.

Hasil panen yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan secara optimal mampu menghasilkan komoditas pertanian bernilai ekonomis sekaligus mendukung ketersediaan pangan. Kegiatan tersebut juga memperkuat kerja sama antara Lapas, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

Melalui panen raya jagung di lahan Air Joman, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan selaras dengan agenda pembangunan nasional, termasuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Tiket Sorong–Waisai Diduga Dikenai Tambahan Rp12 Ribu, DPRK Raja Ampat Didesak Memanggil Pengelola
Hutama Karya Tutup Sementara Tol Fungsional Padang Tiji-Seulimeum Mulai 9 September
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Hutama Karya Berlakukan Potongan Tarif Tol 10% di Sejumlah Ruas Jalan Tol Trans Sumatera pada Hari Pelanggan Nasional 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 15:01

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 September 2026 - 14:10

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 10:17

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi dengan MPU, Bahas Penguatan Kamtibmas

Jumat, 18 September 2026 - 06:59

SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri

Jumat, 18 September 2026 - 05:01

​Kadis Kominfo Bitung Gembleng Siswa SMK Polaris Pentingnya Etika Bermedia Sosial

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:46

Sat Samapta Polres Aceh Timur Bersihkan Masjid Baitul Manan, Wujudkan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:58

Pemerintahan dan Berita Daerah

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:01

Pemerintahan dan Berita Daerah

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:10