Tersengat Listrik, Nyawa Melayang di Atap Sekolah

- Editor

Selasa, 29 Juli 2025 - 08:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batang Kuis I TribuneIndonesia. Com-Kecelakaan kerja yang mengerikan menimpa Rahmad Hidayat (25), buruh harian lepas asal Dusun III, Desa Baru, yang meregang nyawa pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Rahmad tersengat arus listrik tegangan tinggi saat sedang bekerja memasang rangka baja ringan di atap pembangunan Sekolah Al-Mahabbah, Dusun II, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, sekitar pukul 08.45 WIB.

Kejadian tragis ini terjadi begitu cepat. Menurut keterangan saksi mata, Zamhir (60), yang juga merupakan buruh harian lepas di proyek tersebut, saat itu Rahmad sedang berada di atas rangka baja tanpa menyadari posisi kabel listrik bertegangan tinggi yang terpasang sangat dekat dengan bangunan. Tanpa peringatan, tubuh Rahmad menyentuh kabel tersebut, memicu letupan keras disertai percikan api. Dalam sekejap, tubuhnya terpental dan jatuh menghantam lantai proyek dari ketinggian.

Oplus_131072

Akibat benturan keras di bagian belakang kepala, Rahmad mengalami pendarahan hebat. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Batang Kuis untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, takdir berkata lain. Pada pukul 09.10 WIB, Rahmad dinyatakan meninggal dunia. Keluarga dan kerabat yang datang ke Puskesmas tak kuasa menahan tangis saat menerima kabar duka tersebut.

Baca Juga:  Pendidikan dan Pembangunan Jadi Kunci Indonesia Maju

Kepala Desa Baru, Sugianto, bersama aparat desa, segera bergerak cepat mengatur evakuasi jenazah. Ustadz Zainuddin, pemilik bangunan sekaligus pendiri Sekolah Al-Mahabbah, turut hadir di lokasi, bersama para tukang bangunan dan rekan-rekan korban yang masih terkejut oleh kejadian tersebut.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang standar keselamatan kerja yang tidak diterapkan dengan baik. Proyek pembangunan sekolah yang berada sangat dekat dengan jaringan listrik bertegangan tinggi seharusnya diawasi dengan lebih ketat. Namun, kelalaian teknis telah mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pekerja muda yang penuh semangat dan harapan.

Rahmad Hidayat dikenal sebagai sosok pemuda yang pekerja keras, penuh dedikasi, dan selalu siap membantu siapa saja. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya, teman-teman, dan masyarakat sekitar.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak, terutama para pelaksana proyek dan pemilik bangunan, untuk lebih memprioritaskan keselamatan kerja. Jangan biarkan kelalaian dan upaya mengejar efisiensi mengorbankan nyawa manusia.

Kematian Rahmad bukanlah sekadar insiden. Ia adalah suara keras yang menghantui, mengingatkan kita bahwa di balik setiap pembangunan, ada nyawa yang harus dijaga.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

TAMPERAK dan LHI Aceh Tamiang Dukung Haji Uma: “Jangan Ganggu JKA, Itu Hak Rakyat”
Narasi “Kriminalisasi” Dipertanyakan, PTPN IV Regional VI Buka Fakta Kasus Brondolan Kebun Baru
Kunjungan Eropa Prabowo Subianto Perkuat Posisi Indonesia
Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe
Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan
*PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI ACEH UTARA TERBENGKALAI, WARGA SOROTI KONTRAKTOR DAN MINIMNYA TRANSPARANSI*
Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar
Lagi Lagi “Hewan Ternak Berkeliaran Di Tengah Kota Sinabang Perlu Ketegasan Pada Aspek Penegakan Qanun dan Peraturan Terkait HewanTernak”
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:49

Bangkit di Tanah Sendiri, PSMS Medan Siap Pesta Gol atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 April 2026 - 07:50

Kunjungan Eropa Prabowo Subianto Perkuat Posisi Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 04:57

Polemik Dana Desa Kaya Pangur Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Disorot, Mantan Pj Kades Buka Suara

Minggu, 19 April 2026 - 04:26

Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe

Minggu, 19 April 2026 - 03:48

Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan

Minggu, 19 April 2026 - 03:12

*PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI ACEH UTARA TERBENGKALAI, WARGA SOROTI KONTRAKTOR DAN MINIMNYA TRANSPARANSI*

Minggu, 19 April 2026 - 02:51

SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)

Minggu, 19 April 2026 - 02:23

Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bangkit di Tanah Sendiri, PSMS Medan Siap Pesta Gol atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:49

Headline news

Kunjungan Eropa Prabowo Subianto Perkuat Posisi Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:50

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x