Tak Digubris, Dugaan Penyelewengan Dana BOS SMP Negeri Perisai Masuk Babak Baru

- Editor

Senin, 13 April 2026 - 05:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri Perisai yang sebelumnya telah diberitakan, hingga kini belum mendapat tanggapan resmi dari pihak terkait. Sikap diam tersebut justru memunculkan pertanyaan publik dan memperkuat desakan agar kasus ini segera ditindaklanjuti.

 

Sejumlah pihak menilai, tidak adanya klarifikasi dari PLT Kepala SMP Negeri Perisai menunjukkan kurangnya itikad baik dalam menjelaskan persoalan yang tengah menjadi sorotan. Bahkan, upaya konfirmasi lanjutan yang dilakukan wartawan juga belum membuahkan hasil.

 

Sebelumnya, wartawan telah mencoba menghubungi yang bersangkutan melalui WhatsApp, namun nomor tersebut diduga telah diblokir.Hingga berita lanjutan ini diterbitkan, tidak ada respon atau keterangan resmi yang diberikan.

 

Dugaan awal terkait pencairan dana BOS tanpa sepengetahuan bendahara, ketidakjelasan laporan penggunaan anggaran, serta indikasi tidak adanya dokumen pertanggungjawaban (SPJ) yang lengkap, kini semakin menjadi perhatian berbagai pihak.

Baca Juga:  Wabup Lom Lom Suwondo Serukan Persatuan dan Kebhinekaan Sambut Natal dan Tahun Baru

 

Jumlah dana yang menjadi sorotan, yakni sebesar Rp138.620.000, sebagaimana tercatat dalam rekening giro sekolah, dinilai bukan angka kecil dan harus dipertanggungjawabkan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Beberapa sumber menyebutkan, jika persoalan ini terus diabaikan tanpa adanya klarifikasi, maka langkah lanjutan berupa pelaporan kepada aparat penegak hukum tidak dapat dihindari. Hal ini dinilai penting untuk memastikan ada kepastian hukum dan menjaga integritas pengelolaan dana pendidikan.

 

Selain itu, instansi terkait juga diharapkan segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMP Negeri Perisai guna menghindari potensi kerugian negara yang lebih besar.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLT Kepala SMP Negeri Perisai masih belum memberikan keterangan resmi. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak terkait demi keberimbangan pemberitaan. (tim)

Berita Terkait

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:40

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:19

Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:14

Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:48

Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:43

Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:59

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:56

Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:54

Kesombongan yang Menjatuhkan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:04

Sosial

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11

Feature dan Opini

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:29