Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkab Deli Serdang Gratiskan BPHTB & PBG

- Editor

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 02:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUNGGAL I TribuneIndonesia. Com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang di bawah kepemimpinan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Langkah ini diambil untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan salah satu program unggulan Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Raka Buming Raka, yaitu 3 Juta Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Penyampaian ini dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait saat mengunjungi perumahan subsidi, Kompos Patria Tama di Jalan Pelita, Kecamatan Sunggal, Medan Krio, Deli Serdang, Jumat (10/10/2025).

“Begitu juga dengan PBG rumah subsidi sudah gratis,” jelas Sekretaris Daerah.

Menteri PKP, Maruarar Sirait memberi apresiasi kepada Deli Serdang atas dukungan yang diberikan dalam menyukseskan program tersebut.
Disebutkannya, pembangunan rumah subsidi memerlukan dukungan dari banyak pihak, mulai dari masyarakat, pengembang, pemerintah, media, perbankan, asuransi pedagang bahan bangunan, kontraktor, industri dan sebagainya.

“Itu membentuk ekosistem. Jadi keberhasilan ini membutuhkan kerja sama,” jelasnya.

Dijelaskan Menteri PKP, pemerintah menargetkan sebanyak 25 ribu unit rumah subsidi bisa terbangun di Sumatera Utara (Sumut), pada tahun 2026.
Target ini meningkat dari target tahun ini yang awalnya sebanyak 15 ribu unit, kemudian ditambah menjadi 20 ribu unit rumah subsidi.

Secara nasional, target pemerintah bisa membangun 350 ribu unit rumah subsidi tahun depan.

Baca Juga:  K3S wilayah Jeumpa,Bireuen, menggelar PPK Kepala Sekolah yang berkualitas.

“Kemudian kita juga menargetkan dapat merenovasi sebanyak 400.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR,” jelas Menteri PKP.

Sementara Direktur PT Kompos Thatya Dharaka, Wahyudi mengatakan, perumahan subsidi tersebut akan berisi lebih dari 500 unit rumah.

Wahyudi menjelaskan, pada tahap pertama pihaknya telah membangun sebanyak 218 unit. “Sedangkan untuk tahap kedua direncanakan sebanyak 365 unit. Dan untuk tahap kedua ini sudah terjual sebanyak hampir 200 unit. Dan saat ini dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Wahyudi bersyukur, pemerintah memberikan dukungan dengan menggratiskan BPHTB dan PBG untuk rumah subsidi dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rina, salah seorang warga di perumahan tersebut mengaku senang tinggal di perumahan Kompos Patria Tama, karena rumah di komplek tersebut tersusun rapi dan telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung. “Daerah ini juga bebas banjir, Pak,” kata Rina kepada Menteri PKP.

Di tempat yang sama, Mendagri, Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk menggratiskan BPHTB dan PBG untuk rumah subsidi. “Tapi kalau untuk rumah komersial tetap dikenakan ya,” jelasnya.

Mendagri mengatakan, dengan pembebasan itu sepintas Pemda merasa rugi karena kehilangan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

“Tapi nantinya pemda akan mendapatkan peningkatan PAD yang signifikan secara teratur, yakni dari perolehan pajak bumi dan bangunan (PBB). Satu tahun kita terlihat rugi karena menggratiskan BPHTB dan PBG. Namun ketika rumah subsidi sudah banyak terbangun, maka ditahun berikutnya pemda akan mendapatkan PAD dari PBB dalam jumlah besar,” ujarnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x