SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan

- Editor

Senin, 16 Februari 2026 - 07:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sinabang Tribune Indonesia.com Proses hukum kasus Korupsi Dinas Kominsa Simeulue janggal.
Hal itu dapat dilihat pada Surat Perintah Dimulai Penyidikan atau SPDP yang diterima oleh para tersangka.

Kasus ini dinyatakan naik ke penyidikan pada tanggal 27 Juli 2023. Namun, para saksi baru menerima SPDP sesaat setelah penetapan tersangka yakni pada tanggal 09 Februari 2026.

Penyidik diduga melanggar putusan Mahkamah konstitusi No. 130/PUU-XIII/2015 yang memutuskan setelah dinyatakan naik ke penyidikan.

“harusnya Penyidik wajib menyampaikan kepada para saksi atau saksi terlapor paling lambat 7 hari agar ada kepastian hukum.” Kata seorang perwakilan keluarga saksi Senin 16 Februari 2026.

Namun, para saksi baru menerima SPDP dari penyidik sesaat setelah penetapan tersangka. Ada rentang waktu 3 tahun para saksi tidak menerima SPDP dari penyidik.

Kedua, Kasus ini diduga tidak menghitung kerugian negara terlebih dahulu saat naik ke penyidikan.

Bos Gumpalan sempat memprotes saat hendak menetapkan tersangka dan mempertanyakan SPDP kepada penyidik.

Baca Juga:  Kapolres Batu Bara Sambut Bea Cukai Kuala Tanjung, Kolaborasi Pengawasan Barang dan Keamanan Makin Diperkuat

Menurut pihak Keluarga, Kajari Simeulue sempat membujuk agar bos Gumpalan untuk tidak menggugat ke Pengadilan.

Namun, K menolak. Karena K merasa tidak merugikan negara atas pekerjaan tersebut dan telah mengerjakan sesuai spesifikasi dan volume yang disepakati dengan pihak Dinas.

Untuk itu, perwakilan keluarga mengatakan Bos Gumpalan akan mengajukan Prapradilan.

“Dia sejak awal mau Prapradilan” Kata Keluarga saksi

Pihak keluarga mengatakan, PT. Gumpalan telah mengerjakan semua pekerjaan sesuai spesifikasi dan volume pada iklan. Termasuk jumlah kata pada berita advertorial.

“Sampai detik ini tidak ada pekerjaan fiktif. Tidak ada spesifikasi iklan yang kurang. Tidak mark-up dan tidak ada pula suap menyuap,”ujar perwakilan keluarga.

Keluarga Bos Gumpalan mengatakan kasus ini diduga lebih kepada pembungkaman terhadap media massa.

Apalagi PT. Gumpalan hanya mengerjakan dua kegiatan yang nilainya Rp. 166.000.000 dan Rp. 98.000.000 (Sebelum potong pajak).

Kasus ini berbahaya untuk keberlangsungan media, juga berpotensi membungkam pers melalui biaya iklan(*)

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29