Simbol Suci Islam Diduga Dilecehkan! DPD PISN Medan Laporkan PT Jasa Andalas Perkasa, TKN: Jangan Permainkan Agama!

- Editor

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com

Dugaan penistaan agama kembali mencuat di Kota Medan. Ketua DPD Persatuan Islam Sumatra Nasional (PISN) Kota Medan, H. Pimpin Putra Lubis, secara resmi melaporkan PT Jasa Andalas Perkasa ke Polrestabes Medan atas tindakan yang diduga melecehkan simbol suci umat Islam.

Menurut Pimpin, kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait instalasi tak lazim di sebuah gudang milik perusahaan tersebut di Jalan Pertiwi, Medan Tembung. Di lokasi itu, ditemukan dua patung harimau, satu patung manusia, dan di belakangnya terdapat gambar Ka’bah, tempat paling suci dalam ajaran Islam.

> “Ini sangat tidak pantas, terlebih pemilik gudang bukan beragama Islam. Penggabungan simbol suci dengan patung-patung itu menimbulkan kesan penghinaan,” ungkap Pimpin.

Informasi awal juga menyebut adanya tulisan Arab di sisi kiri dan kanan patung. Namun saat tim pelapor turun ke lokasi, tulisan tersebut sudah tidak ada. Pihaknya menduga tulisan itu telah dipindahkan.

Masalah bertambah pelik ketika security gudang menolak kedatangan mereka. Hanya setelah perdebatan dengan memanggil Kepling setempat, satu orang dari tim pelapor akhirnya diizinkan masuk untuk melihat langsung.

Pihak PISN telah mengantongi rekaman video yang menunjukkan keberadaan instalasi tersebut sebagai barang bukti untuk mendukung laporan yang kini tengah diproses berdasarkan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

TKN Kompas Nusantara: Negara Ini Tidak Boleh Tunduk pada Permintaan Maaf

Baca Juga:  Suharto alias Bagong Kembali Maju, Bursa Ketua PAC Pemuda Pancasila Batang Kuis Mulai Menghangat

Reaksi keras datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum TKN Kompas Nusantara dan Ketua Umum Pagar Unri Prabowo-Gibran, Adi Warman Lubis. Ia menegaskan, kasus penistaan agama tak boleh dianggap remeh dan diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.

> “Kalau cukup minta maaf, besok-besok akan banyak yang seenaknya mempermainkan agama. Negara ini punya hukum—tegakkan!” tegas Adi.

Adi juga mengungkapkan hal mencurigakan saat timnya mendatangi lokasi. Mereka justru disodori surat bermaterai untuk ditandatangani tanpa penjelasan.

> “Alih-alih klarifikasi, malah seperti ingin membungkam. Ini intervensi terselubung dan tidak etis,” tambahnya.

Kepling Disorot, Ormas Keagamaan Bersatu Desak Tindakan Tegas

Kritik keras juga diarahkan pada Kepling setempat yang diduga mengetahui praktik ini namun membiarkannya bertahun-tahun. Bahkan, menurut Pimpin, Kepling sempat melontarkan ancaman verbal kepada para aktivis yang mencoba menyuarakan masalah ini.

> “Kepling bukan hanya lalai, tapi juga terkesan melindungi. Ini harus jadi bahan evaluasi serius bagi Pemko Medan,” katanya.

Gabungan ormas keagamaan pun menyatakan sikap bersama: mendesak Polrestabes Medan segera menuntaskan penyelidikan dan menindak siapa pun yang terlibat dalam pembiaran dugaan penodaan agama ini.

Hingga berita ini diturunkan, PT Jasa Andalas Perkasa belum memberikan pernyataan resmi. Sementara publik menunggu ketegasan aparat hukum agar kasus ini tidak menguap begitu saja, dan keadilan bisa ditegakkan tanpa pandang bulu.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

IWO Bali Gandeng AGP dan Imigrasi Bali Bagikan Takjil ke Sopir Truk Sampah di TPA Suwung
Pemuda Pancasila Medan Marelan Berbagi Berkah Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Aksi Ramadan Pemuda Pancasila Bandar Klippa Tuai Apresiasi Warga
Cahaya Tarawih di Baitul Quddus
Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak
Cahaya Kasih di Meja Keluarga, Imlek Menyatukan Hati di Batang Kuis
Bagong Terpilih Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Batangkuis Priode 2026–2029, Tegaskan Komitmen Jaga garda terdepan untuk Batang kuis
33 Kasus Judi Dibongkar, KOMNAS WI Salut Kapolrestabes Medan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:34

Paket Lebaran Untuk Para Dampak Banjir Agara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:17

Terlindas Tronton ! Dua nyawa hancur di jembatan Juani

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:36

​Misi Kemanusiaan Satrol Kodaeral VIII Bitung di Laut Maluku Tuai Pujian Luas

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:46

​Satrol Kodaeral VIII Kerahkan KAL Tedong Naga, 14 Awak KM Anaiah Berhasil Dievakuasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:13

​Tim Resmob Polres Bitung Ringkus Pelaku Penganiayaan Sajam di Pateten Satu

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:31

Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan, Silakan Diuji Melalui Class Action

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:56

​Lengah Akibat Mengantuk, Pengemudi Minibus Alami Kecelakaan di Jalan Ir. Soekarno Minut

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:20

Kapolda Bali Pimpin Sertijab Karo SDM dan Dirintelkam Polda Bali

Berita Terbaru

Headline news

Polisi Hadir, Arus Balik Kualanamu Aman Terkendali

Minggu, 29 Mar 2026 - 07:42

Headline news

Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang

Minggu, 29 Mar 2026 - 07:26

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x