Subulussalam–tribuneindonesia.com. Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala kampung, nama Ruslan mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat Kampong Dah, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Ruslan dikabarkan telah memantapkan niatnya untuk maju sebagai calon Kepala Kampong Dah dengan membawa visi pelayanan dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Mengusung slogan “Siap Melayani, Bukan Dilayani, Ruslan menegaskan bahwa seorang pemimpin harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan hanya menjadi sosok yang menunggu untuk dihormati. Menurutnya, jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan warga.
Keinginan Ruslan untuk maju mendapat respons positif dari sejumlah tokoh dan warga yang menilai dirinya memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat serta memahami kebutuhan pembangunan kampung. Sosoknya dikenal dekat dengan warga dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam berbagai kesempatan, Ruslan menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang merata, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Kampong Dah.
“Jika diberikan amanah oleh masyarakat, saya ingin bekerja bersama seluruh elemen kampung untuk mewujudkan Kampong Dah yang lebih maju, transparan, dan sejahtera. Pemimpin harus siap mendengar dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat berharap kontestasi pemilihan Kepala Kampong Dah nantinya dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat dan mampu membawa perubahan positif bagi kampung. Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan, Ruslan optimistis dapat menjadi bagian dari upaya membangun Kampong Dah menuju masa depan yang lebih baik.
“Membangun kampung bukan pekerjaan satu orang, melainkan kerja bersama seluruh masyarakat. Karena itu, saya siap melayani dan mengabdi untuk Kampong Dah,” tegas Ruslan.












