Rakerda DPD Sumut Dibuka Ketum, Hasilkan Tiga Keputusan

- Editor

Sabtu, 28 Juni 2025 - 16:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba saat berfoto bersama pengurus DPD dan DPC PJS se Sumut dalam agenda Rakerda di Kota Medan, Sabtu (28/06/2025).

MEDAN, SUMUT | TribuneIndonesia.com

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, bertempat di Deli Kede Kopi, Jalan Dolok Sanggul, Medan, Sabtu (28/6/2025).

Rakerda I menghasilkan tiga poin penting sebagai fokus program DPD PJS Sumut, yakni: penyusunan Pedoman Organisasi (PO) untuk penanganan kekerasan terhadap jurnalis, penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan penguatan sistem pendanaan organisasi.

“Dengan adanya PO ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kasus kekerasan terhadap jurnalis ditindaklanjuti secara tegas dan terarah,” ujar Ketua DPD PJS Sumut, Sofyan Siahaan, yang memimpin rapat bersama Mahmud Marhaba.

Terkait program UKW, Sofyan menyebut pelaksanaan akan digelar pada bulan Oktober 2025 di dua kabupaten, yaitu Serdang Bedagai (Sergai) dan Toba, menyesuaikan dengan tingginya minat anggota.
“Kami melihat antusiasme anggota cukup tinggi, karena itu dua lokasi kami siapkan agar lebih banyak wartawan bisa ikut UKW,” jelasnya.

Rakerda turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina PJS Sumut, Ir. Loso Mena, enam perwakilan DPC dari sembilan yang sudah terbentuk, serta jajaran pengurus DPD. Dalam arahannya, Loso Mena menekankan pentingnya evaluasi program kerja sebelumnya agar ke depan organisasi semakin kokoh dan profesional.

Baca Juga:  Mughi Prasetyo Gantikan Andy Rahmansyah Sebagai Kapolres Langsa

“Momentum ini harus kita jadikan pijakan untuk memperbesar peran dan eksistensi PJS di Sumatera Utara,” tegasnya.

Sementara itu, Mahmud Marhaba dalam sambutannya menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh pengurus dan anggota PJS Sumut. Pertama, PJS akan memberikan pelatihan strategi menghadapi UKW agar seluruh anggota mampu meraih kompetensi sebagai wartawan profesional.

“Kita wajib menyiapkan anggota untuk ikut UKW. Biayanya bisa berasal dari peserta maupun hasil kerja sama panitia dengan mitra,” ungkap Mahmud.

Kedua, Mahmud mendorong DPC dan DPD memperluas publikasi kegiatan jurnalistik dan sosial di daerah masing-masing agar kehadiran PJS dikenal luas masyarakat.

Ketiga, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap wartawan korban kekerasan merupakan tanggung jawab organisasi.

“PJS harus hadir secara nyata untuk memberikan perlindungan—baik secara hukum maupun prosedural—bagi wartawan yang mengalami kekerasan, sesuai visi utama organisasi,” ujarnya.

Mahmud juga menyampaikan bahwa PJS tengah mempersiapkan pendaftaran sebagai konstituen Dewan Pers. Menurutnya, kesiapan administratif sudah matang, dan telah dilakukan audiensi dengan anggota Dewan Pers periode sebelumnya maupun yang baru.

“PJS sudah mendapat sinyal positif dan dukungan. Saat ini kami sedang menyempurnakan langkah-langkah teknis untuk proses pendaftaran resmi,” tegas Mahmud.

Saat ini, DPD PJS Sumut telah membentuk sembilan DPC, yakni: Kota Medan, Tebing Tinggi–Sergai, Pematangsiantar, Toba, Dairi, Nias, Tapanuli Tengah–Sibolga, Labuhanbatu, dan Simalungun. Dalam waktu dekat, DPC Tapanuli Selatan juga dijadwalkan terbentuk.##

Berita Terkait

Truk Box Hantam Antrian Solar, Sopir Menghilang
SELAMAT DALAM KECELAKAAN TUNGGAL DIDESA LAPAKHA DIDUGA KONDISI JALAN LONGSOR DAN LICIN
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN
Tragis ! Satu Balita Tewas, Satu Kritis, Kapolsek Hutagaol Turun Langsung ke Lokasi
ASITA Bali Gelar ‘Ball Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang
Misteri Kematian Pria Diduga ODGJ di Sergai, Ditemukan Telungkup di Depan Rumah Kosong
Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:32

Memimpin Bukan Bermain Catur — Membangun Peradaban atau Menjadi Cerita Keruntuhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:06

Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas

Berita Terbaru

Headline news

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:59

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x