Prakarsai Seminar Hukum di Bitung, Kajari Erwin Widihantono Dorong Penguatan Strategi Follow the Money dan DPA

- Editor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Kejari Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H., bersama Kejati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., (Ft. talia)

‎Kejari Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H., bersama Kejati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., (Ft. talia)

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Erwin Widihantono, S.H., M.H., mengambil langkah progresif dalam memagari wilayah hukumnya dari ancaman tindak pidana finansial yang kian canggih.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Seminar Hukum bertema “Pendekatan Follow the Money dan Konsep Deferred Prosecution Agreement (DPA) dalam Penanganan Kejahatan Ekonomi Terorganisir di Wilayah Ekonomi Biru Sulawesi Utara” yang dipusatkan di Ruang S.H. Sarundajang, Kantor Walikota Bitung, pada Kamis (23/07/26).

​Dalam laporannya sebagai pemrakarsa kegiatan, Kajari Bitung Erwin Widihantono menegaskan bahwa pola penanganan hukum konvensional sudah tidak memadai lagi untuk menghadapai modus kejahatan korporasi modern.​

“Kejaksaan Negeri Bitung sengaja mengangkat isu ini karena kompleksitas kejahatan ekonomi saat ini sudah melintasi batas wilayah dan memanfaatkan teknologi canggih secara terstruktur,”

tegas Kajari Bitung, Erwin Widihantono.

Erwin menilai keberadaan Bitung sebagai pusat industri maritim dan hub ekonomi biru menjadikan wilayah ini sangat rentan terhadap praktik kejahatan ekonomi yang terselubung.​

“Ancaman kejahatan ekonomi modern ini tidak hanya menggerogoti penerimaan negara, tetapi juga mengancam iklim perdagangan dan iklim investasi yang sedang kita bangun bersama di Kota Bitung,”

pukas Erwin Widihantono.

​Inisiatif strategi hukum yang digagas Kajari Bitung ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., yang hadir langsung memberikan pengarahan utama (keynote speech).

​”Kami mendorong seluruh jajaran penegak hukum untuk tidak lagi hanya berfokus pada penindakan fisik para pelaku di lapangan, melainkan harus melacak dan menyita seluruh aliran dana hasil kejahatan tersebut,”

ujar Kajati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy.

Baca Juga:  Strategi Preventif Kejari Bitung, Bangun Imunitas Masyarakat Lewat Dialog

Jacob menilai langkah Kejari Bitung sangat tepat waktu mengingat kawasan pesisir Sulawesi Utara tengah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang pesat.​

“Melalui penerapan instrumen DPA dan follow the money, kita tidak hanya melumpuhkan aktor intelektual di balik layar, tetapi juga memprioritaskan pemulihan aset serta kerugian keuangan negara secara maksimal di kawasan ekonomi biru ini,”

tambah Jacob.

​Kegiatan yang diinisiasi jajaran Adhyaksa Bitung tersebut turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. bersama Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., serta jajaran Forkopimda dan instansi vertikal.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah menunjukkan sinergi kuat antara penegak hukum dan eksekutif dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah.

​Melalui seminar interaktif yang menghadirkan akademisi Universitas Sam Ratulangi dan jajaran hakim ini, Erwin Widihantono berharap instrumen follow the money dan DPA dapat segera diimplementasikan secara optimal.

Langkah ini diharapkan menjadikan Kejari Bitung sebagai garda terdepan dalam memberantas kejahatan korporasi sekaligus mengamankan investasi di kawasan ekonomi biru. (kiti)

Berita Terkait

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Layani Klien Internasional dalam Tiga Bahasa Asing, PW Law Firm Medan Terpilih Menerima Asia Best Choice Award 2026
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Kapolres Raja Ampat Perkuat Sinergi dengan Anggota DPR Papua Barat Daya Jamalia Tafalas dan Frangky Umpain
Anwar Kopong Ucapkan Selamat HUT ke-62 Partai Golkar, Tegaskan Komitmen Mengutamakan Kepentingan Rakyat
dr. Laura Christanty, Sp.A.: Menangis di Tengah Badai, Tetap Bertahan Melayani Anak-Anak Raja Ampat
Saparuda Apresiasi Kejari Aceh Tengah Dalami Dugaan Mark-Up APE Rp2,19 Miliar
Dokter Anak Belum Ada, DPRK Raja Ampat Siap panggil Direkrut RSUD Waisai.
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:40

Tekan Inflasi dan Amankan Pasokan Cabai, Wali Kota Bitung Pimpin Rapat TPID

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:58

Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa Diserbu 5.000 Warga, Meriahkan HSP ke-98 dan HUT ke-25 Kota Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:38

Peduli Anak Yatim, Pemko Langsa Perluas Penyaluran Santunan ke Sejumlah Gampong

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:49

Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengabdian Kemanusiaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:43

Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:36

DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:57

Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Pengendalian Inflasi Daerah, (ft. Ferry. Bolung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tekan Inflasi dan Amankan Pasokan Cabai, Wali Kota Bitung Pimpin Rapat TPID

Senin, 26 Okt 2026 - 10:40