Bitung | Tribuneindonesia.com – Guna mengokohkan fondasi moral dan memperkuat komitmen kebangsaan di lingkungan militer, Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka menggelar program strategis di wilayah Kota Bitung, Selasa (23/06/26).
Melalui Badan Pembinaan Mental (Bintaldam) XIII/Merdeka, institusi ini secara resmi melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental Rohani, Ideologi, dan Kejuangan Triwulan (TW) II Tahun 2026.
Agenda krusial tersebut dipusatkan di Aula Makodim 1310/Bitung, yang beralamat di Jalan Babe Palar, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/06) ini menyasar seluruh elemen internal komando distrik militer setempat, mulai dari perwira, bintara, tamtama, hingga pegawai negeri sipil.
Tidak hanya menyasar personel aktif, program pembinaan komprehensif ini juga melibatkan secara aktif anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana di jajaran Kodim 1310/Bitung.
Keterlibatan unsur keluarga ini dinilai penting untuk menciptakan keselarasan hidup antara lingkungan kerja militer dan domestik.
Langkah ini diambil oleh komando atas sebagai salah satu upaya preventif dan promotif dalam mendongkrak kualitas mental, moral, serta spiritual para abdi negara.
Melalui pendekatan yang humanis namun tegas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi.
Selama jalannya acara, atmosfer di dalam Aula Makodim 1310/Bitung tampak hidup dan interaktif. Antusiasme yang tinggi diperlihatkan oleh para peserta yang menyerap setiap materi, mulai dari pendalaman nilai-nilai keimanan, penguatan ideologi Pancasila, hingga penanaman kembali semangat patriotisme luhur.
Dalam penyampaian resminya, Kepala Bintaldam XIII/Merdeka yang diwakili oleh Kepala Pelaksana Pembinaan Mental (Kalak Bintal) Letkol Caj Sunaryo, S.E., menggarisbawahi esensi dari ketangguhan moral di era modern.
Menurutnya, karakter yang kuat adalah modal utama prajurit dalam menghadapi kompleksitas dinamika di lapangan.
Letkol Caj Sunaryo juga menitikberatkan pentingnya menjaga keharmonisan di dalam rumah tangga prajurit sebagai pilar pendukung utama keberhasilan dinas.
Selain itu, ia mengingatkan agar nilai-nilai kejuangan dan institusi Sapta Marga tetap dijunjung tinggi dalam setiap gerak langkah penugasan di wilayah teritorial Kodam XIII/Merdeka.
Lebih lanjut, pihak Bintaldam mengimbau seluruh personel untuk terus mempertebal kualitas ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Langkah religius ini dipandang sebagai benteng utama dari ancaman infiltrasi paham radikal serta berbagai doktrin ideologi yang berseberangan dengan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Pembinaan mental bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen pembinaan personel yang sangat vital. Ini adalah langkah konkret kita untuk mencetak prajurit berkarakter tangguh, disiplin, loyal, serta berintegritas tinggi berdasarkan Pancasila, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,”
ujar Letkol Caj Sunaryo dalam forum tersebut.
Secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ memberikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan pelaksanaan program ini oleh tim Bintaldam XIII/Merdeka.
Menurutnya, peningkatan profesionalisme prajurit tidak akan tercapai optimal tanpa adanya keseimbangan aspek mental dan spiritual.
Letkol Inf Dewa Made DJ menaruh harapan besar agar pasca-kegiatan ini, seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 1310/Bitung memiliki ketahanan psikologis yang lebih kokoh.
“Dengan mental yang kuat, personel akan mampu menjaga kehormatan institusi serta menjadi role model atau teladan yang baik di tengah masyarakat,”
tegas Dandim.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras setempat, di antaranya Danramil 1310-03/Likupang Kapten Inf S. Andaria yang hadir mewakili Dandim, Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Lettu Inf Jacob Judas, serta pengurus dan anggota Persit Cabang LXII Kodim 1310/Bitung yang memadati ruangan hingga acara usai dengan tertib. (kiti)
















