Pemkab Bireuen Raih Penghargaan IPKD. Wabup Ajak SKPK Tingkatkan Kinerja

- Editor

Selasa, 15 April 2025 - 08:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com Pemerintah Kab. Bireuen kembali memperoleh penghargaan atas capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) terbaik dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut sebagai wujud pencapaian kualitas kinerja tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam periode satu tahun.

Untuk tahun 2024, penghargaan IPKD ini juga diterima oleh Kab. Aceh Jaya, Aceh Utara dan Aceh Barat.

IPKD merupakan ukuran untuk menilai kualitas tata kelola keuangan daerah yang ditetapkan berdasarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2020. Ada 6 dimensi yang dinilai antara lain (1) Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, (2) Kualitas anggaran belanja dalam APBD, (3) Transparansi pengelolaan keuangan daerah, (4) Penyerapan anggaran, (5) Kondisi keuangan daerah, (6) Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekda Aceh, M.Nasir, SIP, MA bersama Deputi Bidang Kependudukan Dan Ketenagakerjaan Kementrian PPN/Bappenas, Maliki, ST, MSI, Ph.D yang diterima oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT di aula prof A. Madjid Ibrahim Bappeda Aceh, Selasa 15 April 2025.

Baca Juga:  Bitung Amankan Hari Ketiga FPSL dengan Operasi Gabungan Skala Besar

Dalam kurun 3 Tahun terakhir, Kabupaten Bireuen terus menunjukkan perbaikan indeks tata kelola keuangan daerah. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai yang signifikan sejak penilaian ini dilakukan yaitu Tahun 2022 berada pada kategori B dengan nilai 69,104, meningkat ditahun 2023 pada kategori A dengan nilai 79,334, dan tahun 2024 kembali pada kategori A dengan peningkatan nilai menjadi 82, 7199.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Bireuen mengajak seluruh elemen/stake holder pembangunan, khususnya SKPK terkait untuk terus meningkatkan kinerja dalam aspek pengelolaan keuangan daerah khususnya. Sehingga prestasi yang telah diperoleh ini dapat ditingkatkan untuk tahun mendatang.

“Adalah suatu hal yang penting kita meraih predikat ini guna memperoleh reward dari pemerintah, salah satu diantaranya berupa dana insentif fiskal (dif) sebagai sumber pendanaab alternatif yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan Kabupaten Bireuen ditengah kondisi finansial yang belum cukup memadai untuk mendanai pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Bireuen tentunya,” ujar Razuardi di sela acara tersebut. (Prokopim Bireuen)

Berita Terkait

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .
Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?
Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli
Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:47

Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:43

Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x