Pastikan Karya IBTK Bebas Sampah Plastik Sekali Pakai

- Editor

Senin, 6 April 2026 - 13:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KARANGASEM|tribuneindonesia.com Badan Pengelola FKSPA Besakih bersama UPTD KPH Bali Timur secara intensif melakukan screening dan pemantauan penggunaan plastik sekali pakai bagi para pemedek yang melaksanakan persembahyangan dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2026 di Pura Agung Besakih, Karangasem.

Terpantau pada hari ke-3 pelaksanaan IBTK, Minggu (5/4/2026), pemedek yang datang melalui Pos Manik Mas diperiksa satu per satu oleh petugas screening untuk memastikan mereka tidak lagi membawa atau menggunakan plastik sekali pakai, sesuai dengan Edaran Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, pemedek tahun ini lebih sadar dan sangat sedikit yang membawa tas plastik sekali pakai,” ungkap Humas Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Putu Murdiana Jaya.

Ia menyampaikan bahwa pemedek pada Karya IBTK tahun ini sudah lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan serta kesucian Pura Agung Besakih. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa pemedek yang membawa dan menggunakan tas plastik sekali pakai untuk membungkus sarana upacara yang dibawa.

Baca Juga:  UMKM PERWAL Ikut Festival Langsa Promotion Fest

“Screening ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk memastikan Pura Agung Besakih bersih dari sampah plastik sekali pakai. Di samping itu, kami juga terus melakukan edukasi kepada pemedek agar tidak lagi membawa plastik sekali pakai saat tangkil ke Pura Agung Besakih,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Murdiana menyampaikan bahwa kios-kios di kawasan Pura Agung Besakih juga telah menyediakan tas kain ramah lingkungan. Dengan demikian, ketika plastik sekali pakai disita oleh petugas, pemedek dapat menggantinya dengan opsi yang lebih ramah lingkungan.

“Screening plastik ini sudah kami lakukan sejak tahun 2023. Pada tahun 2023 hingga 2025, kami menyediakan tas pengganti secara gratis kepada para pemedek,” katanya.

Namun, karena telah disosialisasikan secara intensif selama tiga tahun, pada IBTK Tahun 2026 Badan Pengelola FKSPA Besakih tidak lagi memberikan tas pengganti kepada pemedek yang kedapatan membawa dan menggunakan plastik sekali pakai. Pemedek diarahkan untuk membeli secara mandiri di kios-kios yang tersedia apabila diperlukan.(rls)

Berita Terkait

DTW Jatiluwih Masuk Daftar KEN Kemenparekraf RI, Destinasi Wisata Budaya dan Pertanian Berkelanjutan Bertaraf Internasional
Kampung Nipah Naik Kelas, Destinasi Mangrove Kian Memikat
Mengapa Kabupaten Bireuen Disebut Kota Juang?
Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat
CV. Tona Jaya Kupi Dorong UMKM Kopi Aceh Tembus Pasar Nasional
Jaga Kelestarian Satwa Liar.BKSDA Bali Lepasliarkan 12 Ekor Burung Curik
Asita Bali Bertemu Gubernur Koster, Bahas Agenda Tahunan
Aroman Cafe Tempat Favorit Bagi Penikmat Olahan Ikan Bakar Dengan Suasana Romantis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:45

Air Mata Orang Tua di Ruang Sidang dan Laporan yang Tak Kunjung Tuntas: Ketika Rakyat Kecil Terus Menunggu Keadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:19

TTI Desak APH Bongkar Dalang Rantai Pasok BBM Tambang Ilegal di Aceh

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:11

Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:09

Pemda Simeulue: Melalui Dinsos Pentingnya Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Dalam Menangani Masalah Sosial Di Simeulue

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:08

Pemerintah Kabupaten Simeulue Melalui Dishub, Pelabuhan Sibigo Serta 5 Program Prioritas Berkelanjutan”

Senin, 6 Juli 2026 - 20:40

KEBAKARAN HANGUSKAN 5 RUMAH DI SIMPANG LIMA DESA SINABANG KABUPATEN SIMEULUE

Senin, 6 Juli 2026 - 09:20

Desak Copot Direksi Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Front Pemuda Kalimantan & Sumatera ‘Segel’ Kantor PLN Pusat

Senin, 6 Juli 2026 - 02:27

Terkait Kasus Silmy Karim Nyoman Parta Minta Sistem Visa Diperketat, Desak Oknum Imigrasi di Bali Dibersihkan

Berita Terbaru